Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Flores Diguncang 2.403 Gempa Susulan, BMKG Ingatkan Warga Waspada

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Flores Diguncang 2.403 Gempa Susulan, BMKG Ingatkan Warga Waspada Doc: Antara
Ket. Sejumlah pasien menjalani perawatan di tenda darurat RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8).

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 2.403 gempa bumi susulan terjadi di kawasan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Selasa malam, setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.

Berdasarkan data yang dipublikasikan melalui laman resmi BMKG di Jakarta, Selasa (18/8) malam, gempa susulan tersebut memiliki magnitudo bervariasi, mulai dari 1,3 hingga 6,2.

Dari total 2.403 gempa susulan, BMKG mencatat sebanyak 24 kejadian memiliki magnitudo di atas 5,0. Sementara itu, sebanyak 72 gempa susulan dilaporkan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Aktivitas gempa susulan masih berlangsung di zona tektonik Flores Back-Arc. Kondisi tersebut membuat masyarakat di Pulau Flores dan wilayah sekitarnya perlu tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya guncangan berikutnya.

BMKG mengimbau masyarakat yang terdampak gempa untuk tidak menempati bangunan atau rumah yang mengalami keretakan struktural maupun dinyatakan tidak aman. Bangunan yang telah mengalami kerusakan berisiko roboh ketika kembali diguncang gempa susulan.

Masyarakat juga diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, termasuk isu maupun hoaks terkait kebencanaan.

BMKG mengingatkan warga untuk memperoleh informasi terbaru mengenai aktivitas gempa bumi melalui aplikasi serta kanal komunikasi resmi dan terverifikasi.

Sementara itu, berdasarkan data Pusat Data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), hingga Selasa (18/8) malam tercatat 70 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut. Sebanyak 230 orang mengalami luka berat dan 308 orang lainnya mengalami luka ringan.

Para korban berasal dari enam kabupaten di Pulau Flores, yakni Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka.

Gempa utama bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 tersebut menimbulkan guncangan dengan intensitas maksimum VII-VIII Modified Mercalli Intensity (MMI) di sejumlah wilayah.

Besarnya intensitas guncangan serta masih tingginya aktivitas gempa susulan membuat upaya penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak harus dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.