Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

India Gelar Pemilu, Narendra Modi Incar Masa Jabatan Ketiga

📅 Jumat, 19 Apr 2024, 16:00 WIB | Oleh:
India Gelar Pemilu, Narendra Modi Incar Masa Jabatan Ketiga Doc: CNA/AFP/Biju Boro
Ket. Warga India antre untuk memberikan suara mereka di luar TPS dalam tahap pertama pemungutan suara untuk pemilihan umum India, di desa Kathalguri, distrik Nagaon, negara bagian Assam pada 19 April 2024.

MORADABAD/KOCHI - India memulai pemungutan suara tahap pertama pemilihan umum pada 19 April untuk 102 kursi yang tersebar di 21 negara bagian dan Wilayah Persatuan.

Dilaporkan The Strait Times, lebih dari 167 juta pemilih akan memberikan suara pada hari pembukaan pemilu tujuh tahap. Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi berharap memenangkan masa jabatan ketiga.

Pemilihan maraton untuk 543 daerah pemilihan berlangsung antara 19 April dan 1 Juni, semua hasil akan diumumkan pada 4 Juni.

Pada fase pembukaan pemilu India ke-18, total ada 1.625 kandidat, termasuk 134 perempuan, yang ikut serta. Para pemilih berkumpul di 187.000 tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh negeri.

Para pejabat pemilu mengatakan sebagian besar pemungutan suara diperkirakan akan dilakukan pada jam-jam yang lebih sejuk di pagi dan sore hari karena suhu panas pada musim panas yang paling kering dan terpanas. Suhu berkisar antara 34 derajat Celcius hingga 40 derajat Celcius di sebagian besar wilayah pemungutan suara.

Kekhawatiran terbesar bagi 969 juta pemilih di seluruh negeri - 18,2 juta di antaranya adalah pemilih pemula - adalah meningkatnya pengangguran dan harga-harga, serta korupsi dan masalah agama.

Modi yang berusia 73 tahun jelas merupakan kandidat terdepan, jajak pendapat memperkirakan BJP akan menang mudah. Pada pemilu 2019, BJP memenangkan 303 dari 543 kursi. Kali ini, BJP menargetkan memperoleh 370 kursi.

Modi masih populer setelah 10 tahun memimpin.

Jajak pendapat yang dilakukan para peneliti dari Pusat Studi Masyarakat Berkembang menemukan bahwa salah satu alasan terbesar yang dikutip dari mereka yang disurvei, terutama umat Hindu yang merupakan 80 persen dari populasi, memilih partai nasionalis Hindu BJP adalah peresmian kuil Ram di Ayodhya, sebuah kota di negara bagian Uttar Pradesh, pada 22 Januari.

Sejauh ini, hanya satu perdana menteri, Jawaharlal Nehru, yang berhasil menyelesaikan tiga periode kekuasaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.