Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Ingin Apple Gandeng Kampus RI untuk Bangun Pusat Pengembangan SDM

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Presiden Ingin Apple Gandeng Kampus RI untuk Bangun Pusat Pengembangan SDM Doc: ISTIMEWA
Ket. CEO Apple Tim Cook

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Apple untuk memperluas pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan inovasi bekerja sama dengan universitas ternama di Indonesia.

"Presiden juga sampaikan satu ide agar di luar membentuk Apple Development Academy, juga bikin inovasi centre bekerja sama dengan top university yang ada di Indonesia," kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/4).

Usai CEO Apple Tim Cook bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, Agus menyampaikan selain pembangunan pabrik, Presiden menginginkan adanya pengembangan kapasitas SDM melalui Apple di Indonesia.

Seperti dikutip dari Antara, Agus mengatakan Tim Cook pun sangat menginginkan agar perluasan Apple Academy dapat terus dilakukan. Sejauh ini, Apple telah berinvestasi senilai 1,6 triliun rupiah untuk pembangunan Apple Development Academy, yakni program pelatihan talenta digital untuk mengembangkan aplikasi Apple. Program tersebut sudah ada di empat lokasi, yakni BSD Tangerang, Surabaya, Batam, serta yang terbaru di Bali.

Agus menjelaskan fasilitas pengembangan SDM yang dilakukan Apple melalui Apple Academy merupakan hasil dari kesepakatan Pemerintah Indonesia dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu sebagai bagian dari pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 35 persen untuk perangkat handphone, komputer genggam, dan tablet.

Pengembangan SDM

Presiden Jokowi, kata Agus, menilai pengembangan kapasitas SDM melalui Apple merupakan investasi yang tidak kalah pentingnya selain pembangunan pabrik di Indonesia.

Selain itu, pemerintah Indonesia dan pihak Apple pun sudah sepakat pembangunan manufaktur diperlukan agar Indonesia menjadi pemain dari rantai pasok Apple di dunia.

CEO Apple Tim Cook menilai Indonesia memiliki masa depan yang cerah, termasuk kemungkinan untuk berinvestasi pembangunan pabrik.

Berdasarkan data Kemenperin, sebanyak hampir 50 juta unit ponsel diproduksi di Indonesia sepanjang 2023. Sementara itu, impor ponsel di Indonesia mencapai 2,79 juta unit dengan proporsi 85 persen di antaranya adalah produk Apple atau senilai 1,5 miliar-2 miliar dollar AS dalam setahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.