Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bisa Ditiru, Panen Padi Organik di Jember Capai 6 Ton Per Hektare

📅 Kamis, 18 Apr 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bisa Ditiru, Panen Padi Organik di Jember Capai 6 Ton Per Hektare Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Jember
Ket. Bupati Jember Hendy Siswanto (tengah) panen padi organik di Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Rabu (17/4/2024).

Jember - Panen padi organik yang dilakukan Gabungan Kelompok Tani Tirto Hadi dari hasil pupuk organik yang dibuat oleh Pos Pelayanan Agen Hayati (PPAH) Ollenah Terro di Desa Darsono, Kabupaten Jember, Jawa Timur mencapai 6 ton per hektare.

Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Imam Sudarmaji ikut panen padi organik ubinan di Desa Darsono, Rabu.

"Saya mengapresiasi kelompok tani yang melakukan pertanian dengan pupuk organik dan dengan adanya kegiatan itu maka akan menjadi suatu percontohan untuk bisa menggunakan pupuk organik di desa-desa yang lain," kata Hendy.

Kegiatan pertanian organik di Desa Darsono mendapat dukungan dari Pos Pelayanan Agen Hayati yang berkolaborasi dengan Gapoktan serta PPL, Dinas TPHP, dan para mahasiswa Universitas Jember, sehingga hasilnya sangat maksimal.

Panen padi ubinan dengan menggunakan pupuk organik di Desa Darsono tersebut sudah berlangsung selama tiga tahun dan hasilnya cukup bagus karena sebelumnya hasil produksi padi hanya berkisar 3,5 sampai 4 ton gabah dengan menggunakan pupuk kimia, kini sudah mencapai 6 ton gabah per hektare dengan pupuk organik.

"Demikian juga dengan kondisi kesehatan tanah. Sebelum menggunakan pupuk organik, kadar Ph tanah hanya 3 persen dan setelah 3 tahun kadarnya bisa mencapai 5 persen," tuturnya.

Hendy mengajak para petani di Jember beralih menggunakan pupuk organik baik dengan pupuk organik buatan sendiri atau memakai pupuk organik produksi pabrik milik Pemkab Jember yakni pupuk organik "Si Jempol".

"Memang butuh waktu untuk masa peralihan, dari pupuk kimia ke organik, namun dalam jangka panjang ada dampak positifnya yakni tanah semakin subur dan hasil pertanian makin melimpah," katanya.

Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Imam Sudarmaji mengatakan padi organik tersebut tahan terhadap serangan hama dan penyakit, sehingga menjadi salah satu keunggulan menggunakan pupuk organik.

"Saya berharap Desa Darsono menjadi pilot project petani menggunakan pupuk organik, namun juga butuh pendampingan dari PPL dan mahasiswa Unej," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.