Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemkab Garut Siagakan Alat Berat di Jalur Rawan Longsor

📅 Minggu, 14 Apr 2024, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Garut Siagakan Alat Berat di Jalur Rawan Longsor Doc: ANTARA/HO-Dinas PUPR Garut
Ket. Petugas mengevakuasi material longsoran tanah di Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Garut - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyiagakan alat berat berupabackhoedanloaderuntuk mengatasi longsor susulan di daerah rawan bencana tanah longsor seperti Jalan Raya Banjarwangi-Singajaya sebagai jalur alternatif arus mudik Lebaran.

"Karena keterbatasan alat, kita hanya siapkan di titik tertentu dan di UPTD alat," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Agus Ismail di Garut, Sabtu.

Ia menuturkan jajarannya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut berkolaborasi untuk penanganan daerah yang terdampak bencana alam, khususnya yang terjadi di jalan raya atau jalur mudik saat momentum Lebaran.

Dinas PUPR, kata dia, sudah menyiapkan personel dan tiga alat berat untuk memudahkan dan mempercepat proses membersihkan material longsor.

"Secara struktur kewenangan berada di BPBD, namun demikian PUPR selaku dinas teknis senantiasa memberikansupport, terutama terkait potensi kerawanan bencana di sepanjang jalan, maupun daerah aliran sungai dan irigasi," kata Agus.

Ia menyampaikan langkah antisipasi yang dilakukan Dinas PUPR memberikan peringatan kepada masyarakat agar berhati-hati saat melewati daerah rawan bencana tanah longsor.

Agus menyampaikan seperti kejadian longsor yang menimpa jalur alternatif Banjarwangi-Singajaya, jajarannya langsung bergerak untuk secepatnya menyingkirkan material longsoran agar bisa dilalui kendaraan bermotor.

"Penanganan longsor di ruas ini membutuhkan kesabaran luar biasa, terutama dengan lalu lintas padat selama musim Lebaran," katanya.

Ia menyampaikan akses menuju kawasan longsor di Banjarwangi itu cukup sulit karena badan jalan yang sempit, ditambah ramainya arus lalu lintas kendaraan pemudik di jalur tersebut.

Apabila alat berat disiagakan di Banjarwangi, kata dia, tidak memungkinkan disimpan di jalur itu, sehingga solusinyaditempatkan di Kecamatan Cikajang untuk mencangkup wilayah selatan Garut.

"Memang kemarin ada sedikit kendala karena alat berat kita tarik dulu untuk mendukung kegiatan yang ada di perkotaan menjelang Idul Fitri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.