Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KTT Menkeu Asean Berakhir dengan Harapan Perbaikan Perekonomian

📅 Senin, 08 Apr 2024, 00:00 WIB | Oleh:
KTT Menkeu Asean Berakhir dengan Harapan Perbaikan Perekonomian Doc: ISTIMEWA
Ket. Para Menkeu Asean menghadiri pertemuan dua hari di Laos, Jumat (5/4).

SINGAPURA - Para menteri keuangan (Menkeu) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau Association of Southeast Asian Nations (Asean), pada Jumat (5/4), mengatakan peningkatan ekspor dan pariwisata kemungkinan besar akan membantu sebagian besar perekonomian Asia Tenggara untuk berkinerja lebih baik pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

"Namun, prospek tersebut dibayangi oleh limpahan finansial yang merugikan dari ketegangan geopolitik, volatilitas harga komoditas global, dan melemahnya pertumbuhan ekonomi di Tiongkok," demikian pernyataan bersama yang dikeluarkan pada akhir Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral Asean ke-11.

Dikutip dari The Straits Times, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Singapura, Lawrence Wong, menghadiri pertemuan dua hari yang bertujuan meningkatkan kerja sama moneter dan keuangan blok tersebut, membentuk masa depan yang inklusif dan berkelanjutan, dan merangkul ekonomi digital.

Wong mengakhiri serangkaian pertemuan dengan para menteri dan pejabat dari seluruh kawasan, di mana mereka membahas bagaimana negara-negara Asean dapat bekerja sama untuk memungkinkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif , mulai dari meningkatkan konektivitas dan hubungan pembayaran hingga mempercepat pembiayaan transisi ramah lingkungan.

"Satu hal yang jelas, tidak ada negara Asean yang dapat mencapai tujuan bersama secara sendiri. Hanya dengan bekerja sama kita dapat mewujudkan potensi penuh Asean," kata Wong dalam postingan media sosial dari Luang Prabang, yang pernah menjadi pusat kerajaan dan keagamaan di Laos, tempat pertemuan tersebut diadakan.

"Dengan upaya kolektif kita, Asean akan tetap menjadi titik terang dalam perekonomian global, dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat kita," tambahnya.

Peningkatan Investasi

Pernyataan bersama Asean mencatat kinerja perekonomian kawasan didukung oleh permintaan domestik yang kuat dan peningkatan aktivitas investasi di tengah moderasi inflasi.

Namun, permasalahan struktural, termasuk perubahan iklim, digitalisasi yang pesat, dan populasi yang menua akan terus mempengaruhi pembangunan ekonomi di seluruh Asean.

"Perekonomian kawasan yang lebih kuat, melalui penguatan integrasi dan konektivitas di Asean sangat penting untuk menghadapi lingkungan global yang penuh tantangan," kata pernyataan itu.

Para menteri dan gubernur bank sentral Asean juga bertukar pandangan dengan para pejabat di Kantor Penelitian Makroekonomi Asean+3 (Amro), Bank Pembangunan Asia, Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional mengenai prospek ekonomi global dan regional, risiko dan tantangan terhadap kawasan.

Amro, dalam laporan prospeknya pada bulan Januari, memperkirakan kawasan ini akan tumbuh sebesar 4,9 persen, naik dari 4,3 persen pada tahun 2023.

Di antara isu-isu penting lainnya, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral membahas inisiatif blok tersebut untuk meningkatkan integrasi dan kerja sama keuangan.

Dalam pernyataan bersama tersebut, mereka juga menyambut baik kemajuan dalam adopsi dan perluasan layanan pembayaran QR (Quick Response) lintas batas di antara negara-negara anggota Asean.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.