KLHK: Mudik Minim Sampah butuh perubahan perilaku pemudik
📅 Jumat, 05 Apr 2024, 16:35 WIB | Oleh: Arif
Doc: ANTARA/Prisca Triferna
Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyatakan kesuksesan Mudik Minim Sampah membutuhkan perubahan perilaku para pemudik, terutama menghindari membuang sampah sembarangan saat berkendara.
"Kalau kita lakukan evaluasi memang masih perlu kita fokuskan terkait dengan perilaku," ujar Direktur Penanganan Sampah KLHK Novrizal Tahar dalam konferensi pers di Kantor KLHK Jakarta, Jumat.
Secara khusus, dia mengimbau pemudik agar tidak membuang sampah secara sembarangan, termasuk membuang sampah ketika sedang berkendara di jalan tol atau ketika berada di tempat peristirahatan ataurest area.
Gerakan Mudik Minim Sampahdilakukan KLHK sejak 2018 dan saat ini sudah terintegrasi dalam Program Mudik Nasional untuk mendukung penerapannya.
"Secara kualitatif saya ingin memberikan penekanan bahwa memang perubahan perilaku kesadaran publik ini menjadi fokus kita sebenarnya. Membangun perubahan perilaku, membangun kultur tidak dalam waktu cepat, butuh waktu lama tetapi inilah yang perlu kita bangun," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Demi menekan jumlah tambahan sampah yang timbul selama arus mudik, saat Idul Fitri, dan arus balik, KLHK mengimbau para pemudik untuk membawa kantong belanja, wadah makan dan minum sendiri demi mengurangi sampah plastik sekali pakai.
Ia juga mengimbau para pemudik agar menghabiskan makanan untuk mengurangi sampah sisa makanan serta membuang sampah di tempat yang sesuai atau memilah sampah.
Pemerintah daerah dan pengelola fasilitas umum juga diimbau untuk memastikan ketersediaan wadah pembuangan sampah terpilah serta melakukan pengelolaan sampah lebih lanjut dari sampah yang sudah dikumpulkan untuk mengurangi sampah dibuang di tempat pembuangan akhir (TPA).
Sebaiknya Anda baca juga:
KLHK memperkirakan sekitar 58 juta kilogram sampah tambahan akan timbul dalam periode dua pekan arus mudik dan balik Lebaran 2024. Hal itu berdasarkan perkiraan 193,6 juta orang akan melakukan mudik pada tahun ini, menurut estimasi Kementerian Perhubungan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!