Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4 Tersangka Penyerangan Moskow Didakwa Melakukan Terorisme

📅 Senin, 25 Mar 2024, 08:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
4 Tersangka Penyerangan Moskow Didakwa Melakukan Terorisme Doc: AFP/Reuters
Ket. Gambar kombinasi menunjukkan tiga dari empat tersangka penyerangan gedung konser Moskow (kiri ke kanan) Shamsidin Fariduni, Saidakrami Rachabalizoda, dan Dalerdzhon Mirzoyev.

MOSKOW - Empat pria yang dituduh terlibat dalam serangan gedung konser Moskow yang menewaskan sedikitnya 137 orang didakwa melakukan terorisme pada Minggu (24/3) dan diperintahkan untuk ditahan sambil menunggu persidangan.

Keempatnya berisiko mendapat hukuman penjara seumur hidup, kata pernyataan pengadilan distrik Basmanny Moskow.

Orang-orang tersebut diperintahkan untuk ditahan hingga tanggal 22 Mei, namun dapat diperpanjang tergantung pada tanggal persidangan yang ditetapkan.

Pengadilan mengatakan dua terdakwa telah mengaku bersalah, salah satunya berasal dari Tajikistan, "sepenuhnya mengakui kesalahannya", kata pernyataan itu.

Para pejabat telah mengatakan semua pria bersenjata itu adalah warga negara asing.

Para pejabat RuSsia mengatakan telah menangkap 11 orang sehubungan dengan serangan Jumat malam di Balai Kota Crocus di Krasnogorsk, pinggiran utara Moskow, termasuk empat orang yang melakukan pembunuhan tersebut.

Pengadilan merilis rekaman yang menunjukkan tiga tersangka dibawa ke ruang sidang dengan tangan diborgol dan ditekuk oleh petugas polisi.Mereka duduk di sel berdinding kaca yang diperuntukkan bagi para terdakwa.

Pria keempat tiba dengan kursi roda, matanya terpejam.

Salah satu terdakwa diperban salah satu telinganya, seperti dalam video penangkapan mereka sebelumnya pada hari Sabtu, ketika wajah tiga orang dari mereka berlumuran darah.

Meskipun kelompok ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, Presiden Russia Vladimir Putin tampaknya mengisyaratkan keterlibatan Kyiv ketika ia mengatakan pada hari Sabtu bahwa para tersangka telah ditangkap ketika mencoba melarikan diri ke Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Amerika Serikat menolak anggapan bahwa Kyiv terlibat.

Serangan tersebut merupakan yang paling mematikan yang dilakukan di Russia sejak awal tahun 2000-an.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.