Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Reaksi Para Pemimpin Dunia Putin Menang di Pilpres Russia

📅 Selasa, 19 Mar 2024, 09:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Reaksi Para Pemimpin Dunia Putin Menang di Pilpres Russia Doc: France24/Reuters
Ket. Presiden Rusia Vladimir Putin meraih kemenangan pada pemilihan presiden pada Senin (18/3) pagi

PARIS - Sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, Tiongkok dan India, pada hari Senin (18/3) mengucapkan selamat atas kemenangannya untuk masa jabatan kelima, namun negara-negara Barat mengecam pemilu tersebut sebagai pemilu yang tidak sah, yang diselenggarakan dalam kondisi represif dan tidak ada oposisi yang kredibel.

Berikut adalah rangkuman reaksi utama para pemimpin dunia atas pemungutan suara yang secara resmi menghasilkan kemenangan Putin (71) dengan 87,28 persen suara menurut penghitungan terbaru:

Tiongkok

Beijing mengucapkan selamat kepada Putin, dengan mengatakan kedua negara adalah "mitra kerja sama strategis di era baru" dan hasil pemilu tersebut "sepenuhnya mencerminkan dukungan rakyat Russia", media pemerintah Tiongkok melaporkan.

India

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan "ucapan selamat yang hangat" kepada Putin. Ia berharap dapat mengembangkan hubungan "khusus" keduanya. Russia adalah pemasok senjata terbesar India.

Korea Utara

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan para pemilih Russia menunjukkan "dukungan dan kepercayaan mereka yang tak tergoyahkan" terhadap Putin, menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

Sebaiknya Anda baca juga:

AS dan Inggris

Negara-negara Barat menolak pemilu tersebut karena dianggap tidak bebas dan tidak adil.

"Ini adalah proses yang sangat tidak demokratis," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel, mengutip penindasan terhadap oposisi dan media.

Patel mengatakan Putin "kemungkinan akan tetap menjadi presiden Russia, namun hal itu tidak menjadi alasan baginya untuk bersikap otokrasi".

Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron mengatakan penyelenggaraan pemilu di wilayah pendudukan Ukraina adalah "ilegal". Pemilu tersebut "dengan jelas menggarisbawahi betapa beratnya penindasan di bawah rezim Presiden Putin, yang berupaya membungkam setiap oposisi terhadap perang ilegal yang dipimpinnya".

Sekutu Timur Tengah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.