Rupiah Melemah 1,24 Persen Sepanjang 2024
📅 Selasa, 12 Mar 2024, 09:35 WIB | Oleh: Muchamad IsmailJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat melemah 191 poin atau 1,24 persen sepanjang tahun ini per 8 Maret lalu. Sentimen eksternal, terutama gejolak global, ditengarai membuat rupiah loyo sepanjang tahun ini.
Chief Economist at Bank Syariah Indonesia, Banjaran Surya Indrastomo menilai pelemahan rupiah kali ini berkaitan dengan kondisi global dan rilis beberapa laporan baik di Amerika Serikat (AS) maupun Eropa. Perekonomian AS terindikasi terkontraksi dengan inflasi cenderung berhenti sehingga memberikan indikasi dampak suku bunga tinggi the Fed.
Sebelumnya, kurs rupiah terhadap dollar AS, Jumat (8/3) ditutup menguat 65 poin atau 0,41 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.590 rupiah per dollar AS seiring data klaim pengangguran Amerika Serikat (AS) yang meningkat. Sebagai perbandingan, kurs rupiah dalam akhir perdagangan pada 29 Desember 2023 berakhir di level 15.399 rupiah per dollar AS.
"Ada signal yang positif dari The Fed terkait rencana penurunan suku bunga tahun ini dan data klaim pengangguran yang meningkat," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova kepada ANTARA di Jakarta, Jumat pekan lalu.
Klaim pengangguran untuk pekan yang berakhir pada 2 Maret 2024 naik menjadi 217 ribu, lebih tinggi dari proyeksi sebesar 215 ribu. Rully menuturkan penurunan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed diperkirakan paling cepat pada Juni 2024.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!