Gerak Cepat, Pemkot Bogor Tata Pertokoan Sekitar Jembatan Otista
📅 Jumat, 08 Mar 2024, 06:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Kota Bogor - Pemerintah KotaBogor, Jawa Barat, menata pertokoan di sekitar Jembatan Otista sebagai ikon dan gerbang daerah tersebut yang menyimpan potensi ekonomi.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiartodi Kota Bogor, Kamis menemui para pemilik toko, untuk menyampaikan konsep dan meminta masukan dari semua. Pertemuan ini merupakan pertemuan kedua setelah pertemuan di Balai Kota Bogor beberapa waktu lalu.
"Total ada 34 toko. Alhamdulillah semuanya mendukung, menyetujui, dengan beberapa catatan-catatan yang sifatnya teknis," kata Bima.
Ia menjelaskan, penataan yang akan dilakukan ialah mengecat deretan toko-toko di sepanjang Jalan Otista dengan warna cerah seperti putih, hijau muda, dan cokelat muda. Dalam hal ini, Pemkot Bogor mendapatkancorporate social responsibilty (CSR)dari Propan.
Selain pengecatan, sambung Bima, di toko-toko tersebut akan dipasangawningatau kanopi. Lalu dibuatkan logo yang yang seragam, agar tidak lagi menggunakanbanneryang berantakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Semua toko sudah kita buatkan konsepnya, dan tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh para pemilik toko. Semuanya ditanggungCSRdari Propan dan Bank BJB," jelasnya.
Bima mengatakan, penataan ini dilakukan lantaran kawasan di sekitar Jembatan Otista merupakan gerbang Kota Bogor yang menyimpan potensi ekonomi. Serta menjadi penanda salah satu ikon Kota Bogor.
"Artinya kalau kawasan ini tertata dengan baik, ya maka ini akan menjadi kawasan ekonomi yang semakin seksi di mata wisatawan," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tak hanya pada pertokoan, Bima menyampaikan, Pemkot Bogor juga akan membenahi kabel-kabel, sampah, hingga memperbaiki jalur pedestrian yang ada.
Menurut Bima, penataan kawasan heritage ini juga dilakukan di banyak kota seluruh dunia. Pekerjaan ini pun akan dilakukan sesegera mungkin.
"Saya kira minggu depan mulai ada pengerjaan. Nanti masing-masing langsung mengunjungi pemilik tokonya untuk bicara teknis. Mana yang dimulai duluan, konsepnya seperti apa," ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Rena Da Frina mengatakan, pihaknya menerjunkan personel untuk melakukan pengecatan 34 toko ini.
"Kami kebagian mengecat. Cat dasar maupun cat untuk eksterior," ujarnya.
Selain mengecat, Rena menyebut, Dinas PUPR juga diminta untuk membuat tangga dekat Kebun Raya Bogor untuk menyeberang. Serta membuat turap atau tembok penahan tanah (TPT) di dekat jembatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!