Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cara Unik Rakyat Taiwan Akhiri Imlek, Lempar Petasan ke Dewa Keberuntungan

📅 Minggu, 25 Feb 2024, 10:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cara Unik Rakyat Taiwan Akhiri Imlek, Lempar Petasan ke Dewa Keberuntungan Doc: AFP/Sam Yeh
Ket. Empat pria yang hanya mengenakan celana pendek merah dan kacamata pelindung mengangkat tandu yang membawa Guru Han Dan.

MIAOLI - Taiwan menandai akhir Tahun Baru Imlek dengan melemparkan petasan ke arah Dewa Keberuntungan

Hanya mengenakan celana pendek merah dan kacamata pelindung, empat pria mengangkat tandu yang membawa Dewa Keberuntungan di bahu mereka dan berjalan melewati rentetan petasan yang diarahkan tepat ke arah mereka.

Pertunjukan yang tidak biasa ini adalah sebuah perayaan di Taiwan yang dikenal sebagai "Pengeboman Guru Han Dan", yang telah digelar selama lebih dari satu abad di Zhunan di wilayah barat laut Miaoli.

Chen Chien-long, ketua komite ritual di kuil yang menyelenggarakan festival tersebut mengatakan, praktik melemparkan petasan ke dewa - dan manusia pembawanya - dimulai setelah wabah penyakit.

"Guru Han Dan turun dari surga dan memberi tahu orang-orang, 'Kalian harus mengebom wabah itu dengan petasan'. Petasan tersebut juga membawa kehangatan bagi Guru Han Dan, yang takut dengan cuaca dingin," kata Chen.

Karena Master Han Dan adalah Dewa Keberuntungan, ledakan besar juga dianggap membawa kabar baik.

"Semakin kita mengebomnya dengan petasan, kita akan semakin sejahtera. Ledakan petasan membawa rezeki," kata Chen.

Perayaan ini biasanya diadakan pada hari ke-15 Tahun Baru Imlek dan tahun ini jatuh pada Sabtu (23/2) malam, menarik antusiasme ratusan penonton yang berdiri pada jarak yang aman.

Mereka menutup telinga untuk melindungi diri dari ledakan keras petasan, saat mencoba merekam di ponsel pintar mereka.

Petugas acara berpakaian kuning -- lengkap dengan penutup kepala, wajah, dan sarung tangan -- ditugaskan untuk menyalakan petasan dan melemparkannya ke arah prosesi yang lewat.

Di tengah-tengah kekacauan itu, adalah orang-orang yang benar-benar beriman -- empat pria membawa tandu yang memegang Guru Han Dan yang dihiasi dengan beberapa daun hijau.

Keempat pembawa juga memegang sapu untuk mengusir roh jahat.

Untuk mempersiapkan diri menjadi salah satu pembawa tandu, Chao Jen-hao mengatakan dia menjadi vegetarian dan menjauhi sifat buruknya selama tiga hari.

"Membawa tandu bagi saya adalah untuk menunjukkan dedikasi saya," kata Chao. Dia bilang, "Tidak merasa sakit" ketika ledakan terjadi di dekat kulitnya yang bertato.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.