Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Balai TN Teluk Cendrawasih Data Populasi Spesies Endemik Hiu Berjalan

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 17:45 WIB | Oleh:
Balai TN Teluk Cendrawasih Data Populasi Spesies Endemik Hiu Berjalan Doc: ANTARA/HO-Balai Besar TNTC Papua Barat
Ket. Spesies endemik hiu berjalan yang dijumpai di perairan Taman Nasional Teluk Cendrawasih.

MANOKWARI - Balai Besar Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC) Provinsi Papua Barat dalam waktu dekat akan melaksanakan survei potensi dalam rangkaian pendataan terhadap populasi spesies endemik hiu berjalan.

"Adaspot-spottertentu yang menjadi habitat hiu berjalan. Tidak semua kawasan Teluk Cendrawasih ada," kata Kepala Balai Besar TNTC Papua Barat Supartono di Manokwari, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa spesies endemik itu disebut sebagai hiu berjalan karena gerakan siripnya seperti hewan melata terutama di perairan dangkal, dan pergerakannya biasa dilakukan pada malam hari.

Metode pendataan nantinya dilakukan dengan teliti sehingga dapat mengetahui populasi hiu berjalan serta sebaran habitat yang berada di seluruh kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih.

"Pergerakan hiu berjalan umumnya bisa dilihat saat malam hari," ujar Supartono.

Dia menyebut ada enam jenis hiu berjalan yang dijumpai di perairan Indonesia yaitu hemiscyllium freycineti (Raja Ampat), hemiscyllium galei (Teluk Cendrawasih), hemiscyllium henryi (Teluk Triton), henryi strahani (pesisir utara Papua), hemiscyllium halmahera, dan hemiscyllium trispeculare (Kepulauan Aru).

Dari enam jenis itu, empat jenisnya (hemiscyllium freycineti, galei, halmahera dan henryi) telah ditetapkan sebagai satwa endemik berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2023 tentang Perlindungan Penuh Ikan Hiu Berjalan.

"Salah satunya berada di perairan Teluk Cendrawasih," katanya.

Selain mendata spesies endemik hiu berjalan, pihaknya rutin melakukan patroli pengawasan serta pemantauan terhadap enam spesies prioritas lainnya yaitu hiu paus, ikan duyung, lumba-lumba, penyu, kima, dan junai emas.

Hal ini bermaksud untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman yang dapat mengakibatkan tujuh spesies prioritas di Taman Nasional Teluk Cendrawasih mengalami pengurangan populasi.

"Kegiatan patroli pengawasan dan pemantauan populasi kami lakukan secara rutin," ucap Supartono.

Saat ini, kata dia, Balai Besar TNTC telah melibatkan kelompok masyarakat lokal yang dibina untuk menyelamatkan penetasan telur penyu karena rentan diambil oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Masyarakat binaan nantinya mengumpulkan telur-telur penyu kemudian disimpan pada lokasi penetasan semi alami yang sudah ditentukan oleh Balai Besar TNTC.

"Kalau masyarakat binaan ke pulau, mereka akan bawa telur-telur penyu ke kampung dan diletakkan di tempat penetasan," kata dia.

Supartono juga mengakui selama ini wisatawan yang kerap berkunjung ke destinasi wisata Taman Nasional Teluk Cendrawasih berasal dari luar negeri.

Oleh sebabnya, Balai Besar TNTC berharap dukungan dari pemerintah daerah menyediakan sarana prasarana pariwisata yang menunjang kenyamanan bagi para wisatawan.

"Banyak sekali destinasi wisata yang berada di sekitaran kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih," sebut Supartono. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.