Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aset-aset Milik Bogor Segera Disertifikasi Elektronik

📅 Senin, 19 Feb 2024, 04:00 WIB | Oleh:
Aset-aset Milik Bogor Segera Disertifikasi Elektronik Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Bogor
Ket. Wali Kota Bogor Bima Arya (kiri) bertemu dengan Kepala BPN Kota Bogor Budi Jaya (kanan) di Balai Kota Bogor.

BOGOR - Aset-aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera dilakukan sertifikasi elektronik oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor. Kepala BPN Kota Bogor, Budi Jaya, di Bogor, Minggu, mengatakan sertifikat-sertifikat aset milik Pemkot Bogor akan didigitalisasikan secara bertahap.

Sejauh ini, BPN sudah menghasilkan beberapa sertifikat digital untuk aset Pemkot Bogor, termasuk Istana Bogor yang sertifikatnya sudah elektronik. "Jadi ke depan secara bertahap sertifikat aset milik Pemkot Bogor akan elektronik," kata dia. Tak hanya itu, Budi juga melaporkan penyelesaian pensertifikatan aset Pemkot Bogor pada Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

"Kami juga sekaligus melaporkan penyelesaian pensertifikatan aset Pemkot dari kegiatan pengadaan tanah pada tahun 2010 lalu," ujar Budi. Sebagai contoh, Budi mengatakan, saat pengadaan tanah di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal pada tahun 2010, pensertifikatan tanahnya tidak langsung ditindaklanjuti.

Setelah sempat tertunda belasan tahun, sambung dia, berkat sinergi dan kolaborasi antara Pemkot Bogor, Kepolisian, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri, akhirnya tahun ini sertifikat atas aset tanah seluas 12 hektare ini selesai. "Sertifikat asetnya sudah selesai dan tinggal nanti diserahkan sertifikatnya ke Pemkot Bogor," jelasnya.

Plaza Bogor

Sementara itu, pemerintah Kota Bogor, tak terburu-buru dalam melakukan pembongkaran dan revitalisasi Plaza Bogor. Plaza ini terletak di Jalan Suryakencana, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Bima Arya di Kota Bogor, Sabtu, menyebutkan, masih menunggu hasil seleksi Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya. "Kami tidak akan terburu-buru. Karena ini harus matang betul. Nanti saya akan bicarakan dengan direksi terpilih yang baru. Yang pasti saya tidak akan terburu-buru," kata Bima Arya.

Ia mengatakan, setelah direksi baru dilantik, Pemkot Bogor kemudian menyusun Term of Reference (TOR) untuk desain baru Plaza Bogor. Diperkirakan, direksi definitif segera dilantik pada awal Maret 2024. "Ya saya masih fokus dulu untuk pansel direksi. Nanti direksi definitif akan segera dilantik di awal Maret untuk kemudian fokus menyusun TOR untuk desain baru Plaza Bogor," katanya.

Pemkot Bogor sudah merencanakan revitalisasi Plaza Bogor yang dibangun pada tahun 1990 dan mendapat renovasi 1994. Melihat kondisi tersebut dan melalui berbagai macam kajian, Bima Arya mengatakan, Plaza Bogor memang sudah harus direvitalisasi.

Bima Arya menyebutkan, beauty contest untuk pembongkaran dan revitalisasi Plaza Bogor dimulai pada bulan Maret. Sejauh ini, belum ada yang mengajukan diri untuk beauty contest. "Belum ada yang mendaftar kontes kecantikan karena memang belum dibuka. Belum ada itu. Nanti begitu direksi terpilih, baru kita akan rumuskan sama-sama TOR-nya seperti apa," ujarnya.

Bima mengaku optimis bahwa direksi baru Perumda PPJ merupakan orang-orang terbaik. Sehingga bisa melanjutkan pekerjaan Perumda PPJ berikutnya.

"Saya sudah pelajari semua, dan optimis orang-orang terbaik yang akan menjadi direksi baru Perumda Pasar," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.