Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kecurangan, Masyarakat Diminta Aktif Gunakan Hak Pilih

📅 Senin, 12 Feb 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Tentukan Arah Bangsa

Sementara itu, pengamat Komunikasi Politik Universitas Bina Nusantara (Binus) Malang, Frederik M. Gasa mengatakan, warga negara harus aktif berpartisipasi pada pemilu 2024. Apalagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 204,8 juta.

"Dari jumlah pemilih yang banyak ini, tentu kita mengharapkan agar semuanya menggunakan hak pilihnya untuk memilih, baik Presiden-Wakil Presiden maupun anggota legislatif,"ungkap Frederik.

Dengan menggunakan hak pilih, maka warga negara ikut menentukan arah bangsa dan negeri ini ke depan. "Indonesia Emas 2045 boleh jadi ditentukan juga oleh keputusan kita di tanggal 14 Februari mendatang," katanya.

Jika mengacu pada pemilu sebelumnya tahun 2019, ada sebanyak 34,75 juta orang atau 18,02 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tidak menggunakan hak pilihnya atau menjadi golongan putih (golput). Pada pemilu kali ini, diharapkan semua penduduk yang punya hak pilih menggunakan hak konstitusinya sehingga angka golongan putih bisa berkurang.

"Kita tentu memberi ruang bagi mereka yang mungkin merasa bahwa pada kontestasi pemilu kali ini tidak ada sosok yang merepresentasi visi, misi, dan tujuan mereka, dan memilih untuk tidak memilih juga adalah pilihan. Namun, pertanyaan selanjutnya adalah apakah kita pernah berada pada situasi yang benera-benar ideal? Dimana ada figur atau kandidiat yang sangat merepresentasikan kehendak dan visi kita," katanya.

Tentu ini jawaban yang berat dan bisa saja kita juga dihadapkan dengan pertanyaan yang sama pada ajang pemilu 2024 kali ini.

Barangkali, walau situasinya tidak ideal, kita 'dipaksa' untuk selalu mengawal prosesnya hingga tuntas. Pada situasi seperti saat ini, orang bisa melakukan berbagai macam hal yang bertujuan untuk mencapai tujuan kelompoknya.

"Sebagai masyarakat, kita harus lebih aktif dan partisipatif untuk bisa menjaga agar permainan ini bisa berjalan dengan fair hingga pluit terakhir dibunyikan. Siapa pun yang akan keluar sebagai pemenang tentunya yang dikehendaki oleh mayoritas penduduk RI,"ungkap Frederik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

10 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Megapolitan
Pemprov DKI hentikan sistem...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.