Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Capres Ganjar Temui Walhi Bahas Kebijakan Hilirisasi Rempah

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 02:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Capres Ganjar Temui Walhi Bahas Kebijakan Hilirisasi Rempah Doc: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Jakarta - Calon Presiden RI Ganjar Pranowo bertemu dengan pengurus Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) untuk membahas dan mendengar masukan soal lingkungan, salah satunya adalah soal hilirisasi rempah.

Ganjar pun mengatakan perlu ada peninjauan kebijakan agar lebih sesuai dengan situasi masing-masing wilayah.

"Perlu ada reviu beberapa kebijakan dan masukan tadi diberikan kepada saya. Saya sampaikan perluregulatory check boxyang mesti bikin dengan kondisi daerah yang beragam, termasuk dari transportasi pulau-pulau kecil yang potensi alamnya nantinya dihilirisasi, ya, rempah-rempah ini," kata Ganjar saat berkunjung ke Kantor Walhi, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (8/2) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Ganjar mengemukakan bahwa hilirisasi rempah saat ini telah mendatangkan pemasukan sebesar Rp600 triliun.

Ganjar optimistis angka tersebut bisa terus naik, asalkan didukung oleh sumber daya manusia (SDM) dan dikelola dengan tepat.

"Ini yang paling luar biasa, Rp600 triliun setiap tahun, 10 persen yang masuk negara. Bayangkan kalau SDM kita siapkan dengan baik, dan itu kelola dengan baik, rasanya alamnya terjaga dengan baik, nilai tambahnya, ya, di masyarakat," ujarnya.

Meski demikian,kata dia, saat ini terjadi adalah rempah-rempah di Indonesia diekspor dalam keadaan mentah ke berbagai negara seperti Singapura, Thailand, Bangladesh, India, Tiongkok, dan Malaysia.

Dikatakan oleh mantan Gubernur Jawa Tengah itu bahwa bahan mentah tersebut selanjutnya diolah dan dikemas ulang untuk diekspor.

Menurut Ganjar, jika Indonesia mampu mengelola rempah tersebut, kekayaan alam Indonesia bisa secara langsung dirasakan masyarakat.

Berdasarkan data KPU RI, daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. nomor urut 3.

KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, masa tenang pada tanggal 11-13 Februari, dan hari-H pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.