Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perbaiki Tata Kelola Distribusi Pupuk

📅 Rabu, 10 Jan 2024, 09:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perbaiki Tata Kelola Distribusi Pupuk Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah perlu menyalurkan pupuk secara benar agar mampu menggenjot produksi. Selama ini, permasalahan pupuk terus berulang tiap memasuki masa tanam.

Pakar pertanian dari Universitas Brawijaya (UB), Sujarwo, mendukung kebijakan pemerintah meningkatkan anggaran pupuk subsidi sebesar 14 triliun rupiah. Namun, Sujarwo meminta distribusi pupuk subsidi dapat dilakukan secara baik sehingga benar-benar menyelesaikan permasalahan dasar penyediaan input produksi petani, terutama petani kecil.

"Tetapi harus di ingat, pengelolaan anggaran sebesar itu perlu dilakukan manajemen distribusi yang sangat baik sebagaimana dibutuhkan petani yang memang banyak yang mengalami kemunduran masa tanam karena dampak perubahan iklim," kata Sujarwo di Malang, Jawa Timur, Selasa (9/1).

Sujarwo mengatakan terlepas dari potensi pemikiran miring atas kebijakan ini, pemerintah sebaiknya dapat mengeksekusi bantuan pupuk ini dengan sebaik-baiknya guna menjaga potensi produksi domestik. Saat ini, produksi domestik menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional sehingga hal ini akan mereduksi opini kurang baik dari kebijakan ini.

Karena itu, dia meminta pemerintah terus bekerja dengan melibatkan banyak pihak untuk mencapai tujuan bersama yaitu ketangguhan sistem pangan nasional.

Masa Tanam

Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi pada masa tanam II atau setelah masa tanam I yang telah berlangsung sejak akhir 2023 akan tersedia dengan adanya tambahan anggaran dana sebanyak 14 triliun rupiah.

"Menteri Pertanian telah menangkap kegelisahan petani di seluruh pelosok daerah yang meminta kepastian ketersediaan pupuk bersubsidi dan langsung mengusulkan anggaran tambahan. Alhamdulillah, Presiden Joko Widodo telah menyetujui," kata Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, di Jakarta, kemarin.

Kuntoro menuturkan Kementan senantiasa menjaga ketersediaan pupuk mampu memenuhi kebutuhan para petani, termasuk pada masa tanam (MT) I pada Oktober 2023 hingga Maret 2024. Dengan total target tanam seluas 6,3 juta hektare maka pupuk yang dibutuhkan 2,4 juta ton.

"Dengan sisa target tanam Januari-Februari 2024 seluas 3,9 juta hektare, kebutuhan pupuk sekitar 1,6 juta ton, sehingga ketersediaan pupuk 1,7 juta ton masih mencukupi," ucapnya.

Selain memastikan stok pupuk bersubsidi mencukupi, lanjutnya, Kementan saat ini juga telah mempermudah mekanisme penebusan pupuk bersubsidi. Petani kita bisa mendapatkan pupuk bersubsidi di kios terdekat dengan menggunakan KTP saja, tidak perlu lagi harus terdaftar pada beraneka sistem yang sebelumnya diberlakukan.

"Sekarang, petani cukup menggunakan KTP untuk menebus pupuk bersubisidi. Mereka bisa mengambil di kios-kios yang sudah mendata namanya," sebutnya.

Melalui adanya kepastian stok pupuk dan kemudahan akses, Kuntoro berharap petani bisa berproduksi dengan baik.

"Januari-Februari ini menjadi momen penting bagi semua petani padi sehingga kebutuhan pupuk sangat krusial. Kami akan terus memonitor dan memastikan pupuk bisa termanfaatkan dengan baik oleh mereka," tutur dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.