Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“EcoPulse', Pesawat Hibrida Uji Coba yang Bisa Kurangi Emisi Karbon

📅 Rabu, 20 Des 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Dari tiga kontribusi teknologi utama Airbus, sistem baterai mungkin merupakan yang paling inovatif. Karena baterai mobil untuk kendaraan listrik terlalu berat dan besar untuk digunakan di luar angkasa, dan baterai yang sudah digunakan di pesawat biasanya bertegangan rendah, baterai bertegangan tinggi di EcoPulse harus dirancang khusus oleh Airbus Defense and Space.

"Sistem baterainya mampu mencapai 800 volt DC dan menyalurkan daya hingga 350 kilowatt," kata Llobregat. "Kami merintis level tegangan baru untuk industri dirgantara dan kami berharap suatu hari nanti dapat mengintegrasikan teknologi ini ke dalam pesawat komersial," imbuh dia seraya menegaskan bahwa baterai itu cukup kuat untuk menggerakkan hingga enam propulsor listrik.

Airbus juga memodifikasi bentuk pesawat untuk menilai dampak kinerja dari sistem propulsi terdistribusi. "Kami memiliki sumber propulsi terpisah dan lebih kecil yang didistribusikan ke seluruh sayap. Artinya, secara teoritis Anda dapat meningkatkan daya dorong hanya pada mesin tempel, atau hanya pada mesin tengah. Kami kemudian dapat menilai bagaimana perbedaan ini berdampak pada kinerja penerbangan, yang merupakan data yang sangat berharga," tutur Llobregat.

"Menggunakan daya dorong asimetris untuk mengendalikan pesawat adalah teknologi baru yang hanya mungkin untuk diuji karena kami menggunakan sistem kelistrikan yang memiliki respons dinamis lebih baik daripada mesin bahan bakar jet tradisional," lanjut dia.

Pembuatan sistem komputer kendali penerbangan juga jatuh ke tangan Airbus. Perangkat lunak ini menghubungkan semua sistem kontrol penerbangan dan menghubungkannya ke mesin listrik, memantau tenaga penggeraknya.

Pada sistem komputer tersebut juga bekerja untuk mengoptimalkan daya dorong dan meminimalkan efek tarikan ujung sayap, dan juga memperhitungkan tongkat kendali tambahan di kokpit serta tombol shutdown darurat yang segera mengembalikan demonstran ke pesawat normal dengan mesin asli.

Uji terbang demonstrasi berikutnya akan berlangsung paling lambat hingga pertengahan tahun 2024, dan mencakup hingga 30 uji terbang. "Kemitraan antara Airbus, Daher dan Safran - tiga perusahaan Perancis - berjalan dengan baik karena didasarkan pada ambisi kita bersama untuk membuka jalan menuju dekarbonisasi bagi industri kedirgantaraan Eropa," kata Llobregat.

Karena salah satu tujuan utama proyek Airbus adalah menguji konfigurasi baterai tegangan tinggi baru dalam penerbangan, pengujian ini merupakan hasil menarik dari kerja keras selama empat tahun. Namun, pengembangan sistem baterai berlangsung lebih jauh lagi, dengan baterai EcoPulse memanfaatkan penelitian dan pembuatan prototipe sebelumnya selama beberapa tahun di Airbus dan Helikopter Airbus. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.