Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

7 Kebijakan Energi yang Dapat Menyelamatkan 1 Miliar Nyawa pada 2100

📅 Senin, 18 Des 2023, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Di sisi lain, perubahan iklim juga dapat menyebabkan banjir (dan kegagalan panen karena terlalu banyak air), yang juga memicu kelaparan dan penyakit. Perubahan iklim mendorong kenaikan permukaan laut serta mengakibatkan tenggelamnya wilayah pesisir. Gelombang badai memperburuk risiko banjir, yang mengancam jiwa miliaran orang masyarakat di kota-kota pesisir. Mereka menghadapi kemungkinan migrasi paksa.

Perubahan iklim turut meningkatkan kejadian cuaca ekstrem, yang mematikan dan menyebabkan kerusakan besar pada layanan penting seperti jaringan listrik dan fasilitas medis. Intrusi air laut juga mengancam pertanian pesisir, sehingga kian mengurangi pasokan makanan.

Terakhir, perubahan iklim juga secara tidak langsung meningkatkan kemungkinan konflik dan perang. Meskipun konsensus akademis mengenai perang akibat perubahan iklim masih jauh dari pasti, ada sedikit keraguan bahwa perubahan iklim memperbesar stres dan dapat menyebabkan konflik di tingkat lokal.

Ketika jumlah pengungsi akibat perubahan iklim meningkat, negara-negara yang terletak jauh dari garis khatulistiwa mungkin akan semakin menolak memberikan suaka.

Dalam skenario terburuk, keruntuhan sosial mungkin terjadi. Artikel dari jurnal Proceeding of the National Academy of Science melaporkan bahwa hal ini bisa sangat merusak masyarakat kita.

Masih ada waktu

Kematian satu miliar orang merupakan prospek yang menakutkan, tapi tidak semuanya terjadi sekaligus. Faktanya, banyak orang sudah sekarat akibat perubahan iklim.

Namun, masih ada waktu untuk melindungi mereka yang tersisa dari dampak perubahan iklim dengan segera beralih ke sumber energi bersih.

Kita perlu menerapkan kebijakan energi yang agresif saat ini untuk menghilangkan emisi karbon. Kita bisa menerapkan konservasi energi, mendorong energi terbarukan, dan mengelola limbah karbon.

Kita sudah melakukan banyak hal. Kita hanya perlu melakukannya lebih cepat.

Dekarbonisasi bertahap tidak dapat diterima jika mengorbankan banyak nyawa manusia. Masing-masing usulan di atas pada awalnya tampak mengejutkan. Namun, jika kita bertanya pada diri sendiri, "apakah saya akan menerima kebijakan ini untuk menyelamatkan satu miliar nyawa manusia?" maka saya merasa jawabannya menjadi lebih jelas.

Kita harus bertindak untuk mencegah kematian jutaan umat manusia.

Tidak terlalu radikal

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.