Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terapi Sel Induk Memberi Harapan bagi Penderita Stroke dan Alzheimer

📅 Jumat, 15 Des 2023, 22:15 WIB | Oleh:
Terapi Sel Induk Memberi Harapan bagi Penderita Stroke dan Alzheimer Doc: istimewa
Ket. Sel induk saraf yang dibudidayakan dilihat melalui mikroskop. Sel induk yang belum matang memerlukan waktu satu hingga dua minggu untuk tumbuh menjadi sel induk saraf dan satu bulan agar sel induk saraf menjadi neuron.

SINGAPURA - Para peneliti Singapura baru-baru ini berhasil mentransplantasikan sel induk ke dalam otak untuk memulihkan kerusakan akibat stroke dan penyakit degeneratif seperti parkinson dan alzheimer.

Dikutip dariThe Straits Times, para ilmuwan dari Pusat Ilmu Saraf, Sekolah Kedokteran, Universitas Nasional Singapura telah menumbuhkan neuron atau sel saraf, dari sel induk yang belum matang dan menggunakannya untuk memperbaiki otak tikus yang mengalami stroke iskemik.

Dalam waktu satu bulan setelah transplantasi, tikus-tikus tersebut dapat bergerak dengan normal, berbeda dengan saat mereka terkena stroke.

Stroke iskemik terjadi ketika bekuan darah menghalangi atau menyumbat arteri yang menuju ke otak, memutus suplai darah dan membunuh sel-sel otak. Hal ini dapat menimbulkan konsekuensi yang serius, bahkan mengancam jiwa.

Menurut Kementerian Kesehatan Singapura, stroke merupakan penyebab kematian terbesar keempat di Singapura, dengan prevalensi 4 persen di antara orang dewasa berusia 50 tahun ke atas. Peluang terbaik untuk pemulihan terjadi dalam enam jam pertama setelah stroke.

Meski begitu, hampir semua penyintas tidak pulih sepenuhnya, dan saat ini belum ada pengobatan untuk mengembalikan fungsinya sepenuhnya.

Tim menemukan cara baru untuk memberikan harapan kepada para penyintas stroke. Mereka menggunakan sel kulit dan sel darah dari sukarelawan manusia yang kemudian dikembalikan ke keadaan embrioniknya, dan kemudian menerapkan rangsangan untuk mengubahnya menjadi sel otak dan saraf.

Direktur Pusat Ilmu Saraf UNS, Zhang Suchun, mengatakan, sel-sel saraf ditumbuhkan dalam campuran yang terdiri dari fibrinogen, protein yang membantu pembekuan, dan maraviroc, obat yang digunakan untuk mengobati infeksi.

Hal ini melindungi sel-sel dari peradangan ketika mereka ditransplantasikan ke dalam lesi di otak tikus, di mana stroke terjadi.

"Sebelum teknik ini dikembangkan, sel yang ditransplantasikan memiliki tingkat kelangsungan hidup yang buruk, dengan sebagian besar mati di rongga iskemik otak karena peradangan," kata Zhang.

"Dalam uji praklinis menggunakan model hewan, sel-sel tersebut tidak hanya bertahan, namun juga berhasil berkembang menjadi jenis neuron yang ditargetkan dan memperbaiki otak yang rusak dalam jangka waktu 30 hari," kata rekan peneliti dan penulis utama studi tersebut, Wang Zhifu.

Makalah ini diterbitkan di Advanced Science, jurnal ilmiah interdisipliner yang ditinjau sejawat, pada bulan Oktober.

Wang mengatakan sebelum transplantasi, tikus yang menderita stroke hampir tidak bergerak dan lamban serta lesu. "Setelah 30 hari (transplantasi), mereka tampaknya telah kembali berfungsi dan bergerak secara teratur di ban berjalan," katanya.

"Metode transplantasi kami telah membuktikan bahwa sel-sel yang dibudidayakan dapat matang menjadi neuron fungsional dan berpotensi berintegrasi ke dalam sirkuit otak dalam kondisi seperti stroke, cedera tulang belakang, dan penyakit parkinson."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.