MPASI Fortifikasi Dapat Menjadi Alternatif Pencegahan Anemia Defisiensi Besi pada Anak
📅 Kamis, 14 Des 2023, 21:06 WIB | Oleh: Haryo BronoKandungan air dalam produk MPASI bentuk bubuk tidak lebih dari 5 gram per 100 gram. Kandungan air yang rendah menyebabkan produk MPASI tidak menggunakan bahan pengawet, sehingga aman untuk dikonsumsi bayi.
Sementara itu, hambatan yang sering ditemui dalam penggunaan MPASI rumah tangga adalah kesulitan untuk menentukan kandungan nutrisi secara akurat. Kedua adalah daya terima anak yang mempengaruhi jumlah konsumsi karena ukuran lambung anak yang kecil.
"Kedua hal ini sangat menentukan kecukupan asupan zat gizi anak setiap hari. Sebagai gambaran, untuk memenuhi 11 mg zat besi diperlukan 3 buah hati ayam, 400 gram bayam, 3000 gram daging dada ayam," ungkapnya. dr. Lanny.
Mengacu pada Penelitian Irawan R, dkk di Indonesia, bayi berusia 6 - 24 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan dan mengonsumsi MPASI rumahan mempunyai kadar hemoglobin dan zat besi yang lebih rendah. Selain itu mereka berisiko yang lebih tinggi untuk mengalamistunted(perawakan pendek) danwasted(gizi kurang) dibandingkan bayi yang mengonsumsi MPASI fortifikasi kemasan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, penelitian Csölle I, dkk juga menunjukkan bahwa pemberian MPASI fortifikasi pada bayi juga dapat mengurangi risiko anemia sebesar 43 persen. Oleh karena itu, orangtua dapat menggunakan MPASI rumahan dan MPASI fortifikasi untuk mencegah ADB pada bayi.
"MPASI fortifikasi kemasan dapat menjadi alternatif untuk digunakan secara tunggal atau kombinasi dengan MPASI rumahan agar memastikan asupan zat gizi makro dan mikro yang adekuat pada bayi," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!