Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hari Bakti TNI AU: Sejahterakan Rakyat Melalui Kegiatan Sosial

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Hari Bakti TNI AU: Sejahterakan Rakyat Melalui Kegiatan Sosial Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono (depan) saat memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-78 di Pandeglang, Kamis (24/7).

Pandeglang -- Hari Bakti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) diperingati setiap 29 Juli, mengenang kisah heroik tiga tokoh pendiri Angkatan Udara Republik Indonesia yang gugur dalam peristiwa Agresi Militer Belanda I.

Ketiga tokoh itu adalahi Komodor Muda Udara Adisutjipto, Komodor Muda Udara Abdulrachman Saleh, Opsir Muda Udara Adi Soemarmo Wirjokusumo.

Mereka berada dalam pesawat yang juga membawa beberapa tokoh penting TNI AU sekaligus mengangkut obat-obatan dari Palang Merah Malaya. Pesawat itu ditembak jatuh di Desa Ngoto, yang lokasinya tidak jauh dari Pangkalan Maguwo, Yogyakarta (sekarang Bandar Udara Internasional Adisutjipto).

Peristiwa itu berawal dari serangan militer Belanda yang dilancarkan pada 21 Juli 1947, sebagai bagian dari Agresi Belanda I.

Serangan ini menargetkan berbagai pangkalan udara di Pulau Jawa dan Sumatra Barat, menciptakan situasi genting bagi TNI AU yang baru berkembang.

Dalam upaya balasan, pada 28 Juli 1947, Komodor Suryadi Suryadarma dan Komodor Muda Halim Perdanakusuma memimpin operasi rahasia yang melibatkan empat kadet penerbang: Suharnoko Harbani, Sutardjo Sigit, Mulyono, dan Bambang Saptoadji.

Mereka melakukan penyerangan menggunakan pesawat dengan menjatuhkan bom ke barak - barak militer Belanda di Salatiga, Ambarawa, dan Semarang. Serangan udara itu menimbulkan kepanikan pihak Tentara Belanda

Pada sore hari  29 Juli 1947, Belanda melancarkan serangan balasan yang menargetkan pesawat Dakota VT-CLA yang ditumpangi tiga tokoh pendiri TNI AU. Pesawat itu ditembak jatuh di Desa Ngoto, yang lokasinya tidak jauh dari Pangkalan Maguwo, Yogyakarta (sekarang Bandar Udara Internasional Adisutjipto).

Gugurnya ketiga pahlawan nasional itu merupakan bagian sejarah kelam bagi Angkatan Udara.

Untuk mengenang peristiwa tersebut maka setiap tanggal 29 Juli diperingati sebagai Hari Bakti TNI AU dengan berbagai kegiatan yang menegaskan komitmen TNI AU membantu mensejahterakan masyarakat melalui kegiatan sosial.

Tumbuh bersama Rakyat

TNI AU tumbuh dan besar bersama rakyat , sehingga perjuangan membela rakyat harus terus dilanjutkan, seperti yang telah dilakukan ketiga tokoh pendiri Angkatan Udara itu.

"Kami kini tidak lagi berjuang secara fisik melawan Belanda, tetapi TNI AU ingin memberikan Hari Bakti kepada masyarakat," kata Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono saat memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-78 di Pandeglang, Kamis (24/7) pekan lalu,

Pelaksanaan Hari Bakti TNI AU yang dilakukan setiap tahun di sejumlah daerah di Tanah Air itu merupakan komitmen TNI AU untuk berperan dalam memberikan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.