Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dalam Debat Capres Ganjar Beberkan Solusi Mengatasi Pengangguran

📅 Rabu, 13 Des 2023, 01:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dalam Debat Capres Ganjar Beberkan Solusi Mengatasi Pengangguran Doc: ANTARA/Galih Pradipta
Ket. Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan), Capres nomor urut dua Prabowo Subianto (tengah) dan Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo (kiri) berpegangan tangan usai beradu gagasan dalam debat perdana Capres dan Cawapres 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

Jakarta - Calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, mengatakan masalah pengangguran akan teratasi dengan membuka lebar ruang investasi yang mendapat dukungan penegakan dan kepastian hukum yang baik, transparan, dan akuntabel.

"Kepastian dan penegakan hukum (diperlukan) sehingga investasi bisa mudah, murah, dan cepat," katanya menanggapi pertanyaan Capres nomor urut dua, Prabowo Subianto, dalam debat perdana Capres 2024, Selasa malam.

Acara debat tiga calon presiden 2024 itu diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan disiarkan secara langsung berbagai stasiun televisi nasional.

Menurut Ganjar, pertumbuhan investasi dilakukan antara lain dengan membangun kawasan industri seperti di Kendal dan Batang, serta tidak mempersulit insentif pajak bagi para investor.

Kawasan Industri Kendal sudah bekerja sama dengan lebih dari 100 sekolah vokasi. Hal yang sama pun sedang disiapkan Kawasan Industri Batang, katanya.

"Jika itu sudah dilakukan, yang harus disiapkan adalah SDM (sumber daya manusia). Kita harus memastikan sekolah vokasi itu 12 tahun, dan gratis," kata Ganjar.

Selain itu, untuk menanggulangi pengangguran, penurunan jumlah keluarga miskin harus menjadi tindakan afirmatif. Karenanya, pihaknya mengusung "Program Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana", katanya.

Tindakan afirmatif penurunan angka kemiskinan itu bermakna "satu anak dari setiap keluarga miskin harus menjadi sarjana karena itulah yang akan membongkar dan memberikan peluang pekerjaan yang lebih banyak", katanya.

Tak kalah penting, lanjut capres yang berpasangan dengan Menko Polhukam Manfud MD ini, adalah kolaborasi pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi, kota dan kabupaten.

"Daerah sangat penting. Tugas kita hanya mensosialisasikan agar mereka terlibat di dalamnya," ujar dia.

KPU menyelenggarakan debat pertama Capres Peserta Pilpres 2024 di Jakarta, Selasa malam, dengan tema pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Debat diikuti Ganjar, Prabowo, dan Anies Baswedan (Capres nomor urut 1), dan disaksikan langsung para calon wakil presiden dan para pendukung dari masing-masing kubu.

Rangkaian debat akan dilanjutkan pada 22 Desember 2023, 7 Januari 2024, 21 Januari 2024, dan 4 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.