Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, BPBD Bandung Barat Distribusikan 71 Ribu Liter Air

📅 Senin, 27 Jul 2026, 16:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, BPBD Bandung Barat Distribusikan 71 Ribu Liter Air Doc: Antara
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan.

Bandung Barat - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menyalurkan 71.000 liter air bersih kepada warga terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau selama periode 10-26 Juli 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Bandung Barat Duddy Prabowo di Bandung Barat, Senin (27/7), mengatakan bantuan tersebut telah menjangkau 1.395 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 5.200 jiwa di empat kecamatan dan tujuh desa.

"Untuk distribusi air bersih sejauh ini yang sudah disalurkan sudah 71.000 liter untuk warga terdampak kemarau dari 10 sampai 26 Juli 2026," katanya.

Ia menjelaskan wilayah penerima bantuan meliputi Kecamatan Ngamprah di Desa Tanimulya dan Desa Cilame, Kecamatan Batujajar di Desa Giriasih dan Desa Selacau, Kecamatan Cikalongwetan di Desa Cipada, serta Kecamatan Cipatat di Desa Gunungmasigit dan Desa Citatah.

Menurut dia, distribusi dilakukan menggunakan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter berdasarkan permohonan yang diajukan pemerintah desa maupun kecamatan.

"Yang sudah melaporkan terdampak dan mengajukan permohonan air bersih itu ada empat kecamatan dan tujuh desa. Totalnya ada sasaran 1.395 KK, sekitar 5.200 jiwa," ujarnya.

Duddy mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) mulai 1 Juli hingga 30 September 2026 sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Ia menyebut pemetaan daerah rawan kekeringan dilakukan berdasarkan kejadian pada musim kemarau beberapa tahun terakhir. Pada 2023 kekeringan terjadi di delapan kecamatan, sedangkan pada 2024 melanda tujuh kecamatan.

"Wilayah-wilayah tersebut menjadi perhatian kami, karena berdasarkan pengalaman sebelumnya berpotensi kembali mengalami kekeringan saat musim kemarau berlangsung," katanya.

BPBD Bandung Barat juga menyiagakan 20 personel dan tiga mobil tangki air untuk mempercepat distribusi bantuan apabila terjadi krisis air bersih di wilayah lain.

"Dalam konteks kesiapsiagaan tentu personel dan juga peralatan sudah kami siapkan. Ada 20 personel yang disiagakan dan tiga mobil tangki yang siap dimobilisasi," kata Duddy.

Ia mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air selama musim kemarau serta tidak membakar sampah maupun lahan kering guna mencegah terjadinya karhutla.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.