Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sentimen Global Dominan - 11 September 2026

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 08:05 WIB | Oleh:
Sentimen Global Dominan - 11 September 2026 Doc: Istimewa

Rupiah masih rentan melemah lanjutan jelang akhir pekan ini.

Selain meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah, perhatian investor tertuju pada rilis data penting ekonomi di Amerika Serikat (AS).

Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi melihat penguat­an indeks dollar AS masih berpotensi menjadi sumber te­kanan bagi rupiah.

Kondisi tersebut dipengaruhi eskalasi pertempuran serius antara AS dan Iran di Selat Hormuz serta serangan kelompok Houthi terhadap infrastruktur energi Arab Saudi yang meningkatkan kekhawatiran terha­dap pasokan minyak global.

Selain perkembangan harga minyak dunia, perhatian pasar menjelang akhir pekan juga tertuju pada rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) dan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang an­tarbank, Jumat (11/9), bergerak melemah di kisaran 17.540-17.590 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Kamis (10/9), bergerak melemah 36 poin atau 0,21 persen dari sehari sebelumnya menjadi 17.547 rupiah per dollar AS.

“Pelemahan rupiah dipengaruhi sikap wait and see (menunggu) investor jelang rilis Producer Price Index (PPI) dan Consumer Price Index (CPI) AS,” ujar Research and Development Indonesia Commodity & Deriv­atives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa di Jakarta.

Dua data ekonomi tersebut dinilai akan menjadi indika­tor penting dalam melihat arah kebijakan The Fed.

Kondisi ini membuat pelaku pasar lebih berhati-hati, sehingga ru­piah mengalami koreksi meskipun sejumlah sentimen da­sarnya masih cukup positif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.