Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Mengupayakan Kesepakatan Bahan Bakar Fosil Dapat Diterima Semua Pihak di COP28

📅 Senin, 11 Des 2023, 00:03 WIB | Oleh:
Tiongkok Mengupayakan Kesepakatan Bahan Bakar Fosil Dapat Diterima Semua Pihak di COP28 Doc: istimewa
Ket. Perundingan di Dubai berfokus pada seruan untuk menghentikan ekstraksi minyak, gas, dan batu bara secara global dengan harapan dapat mengatasi perubahan iklim yang semakin memburuk.

DUBAI - Utusan iklim Tiongkok, Xie Zhenhua, dalam konferensi iklim PBB, Conference of the Parties 28 (COP-28), di Dubai, Sabtu (9/12),mengatakan akan bekerja sama dengan negara-negara lain untuk menemukan kompromi mengenai bahan bakar fosil yang dapat diterima semua pihak

Dilansir oleh Barron, meskipun ada upaya kartel Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak atau Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang akan memblokir rancangan kalimat yang menargetkan bahan bakar fosil di COP28, Xie Zhenhua, mengatakan beberapa kemajuan mengenai masalah ini telah dicapai

"Jika kita tidak menyelesaikan masalah ini, saya tidak melihat banyak peluang untuk suksesnya COP28," katanya.

Perundingan di Dubai berfokus pada seruan untuk menghentikan ekstraksi minyak, gas, dan batu bara secara global dengan harapan dapat mengatasi perubahan iklim yang semakin memburuk.

OPEC dan anggotanya terkemuka, Arab Saudi, memimpin perlawanan karena melihat adanya ancaman terhadap mata pencaharian ekonomi mereka.

Peran Tiongkok dan Amerika Serikat (AS), yang merupakan penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia, dianggap penting bagi dunia untuk mencapai kemajuan dalam upaya membatasi pemanasan hingga 1,5 derajat Celsius.

Sejumlah sumber dalam perundingan tersebut mengatakan Tiongkok menentang penghentian perjanjian tersebut tetapi mereka bersikap konstruktif dalam perundingan tersebut.

Xie mengatakan Tiongkok telah berkonsultasi dengan negara-negara besar lainnya dan melakukan negosiasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari resolusi.

"Kita semua ingin bekerja sama untuk menemukan bahasa yang menunjukkan arah yang tepat dalam upaya lebih lanjut, mencerminkan inklusivitas semaksimal mungkin dan juga dapat diterima oleh semua pihak," kata Xie.

Utusan Tiongkok itu mengatakan telah berbicara dengan seorang menteri dari negara penghasil minyak, yang tidak dia sebutkan namanya, yang mengatakan kepadanya bahwa hingga 90 persen pendapatan negaranya bergantung pada produksi minyak.

"Jadi jika kita menghapuskan semua energi fosil, termasuk minyak, bagaimana negara mereka bisa bertahan atau berkembang?" kata Xie.

"Saya kira dalam proses transisi ini, kita harus saling memahami, saling mendukung, dan bekerja sama untuk bersama-sama mencari solusi terbaik," ujarnya.

Xie dan utusan iklim AS, John Kerry, yang telah saling kenal selama dua dekade, bertemu bulan lalu di Sunnylands, California, setelah itu mereka mengeluarkan pernyataan bersama yang penting.

Di dalamnya, kedua negara bersama-sama menyerukan perluasan energi terbarukan secara cepat untuk "mempercepat substitusi pembangkit listrik tenaga batu bara, minyak dan gas".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.