Tiongkok Mengupayakan Kesepakatan Bahan Bakar Fosil Dapat Diterima Semua Pihak di COP28
📅 Senin, 11 Des 2023, 00:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKetika ditanya apakah Tiongkok mendukung penghapusan bahan bakar fosil, Xie merujuk pada pernyataan Sunnylands.
"Kami tidak akan berprasangka buruk pada hasil akhirnya tetapi saya pikir kita semua akan bekerja sama untuk mencoba menemukan bahasa yang mengakomodasi kebutuhan semua pihak dan mencerminkan tren besar transisi dan inovasi," ujarnya.
Rancangan kesepakatan COP28 terbaru mencakup beberapa opsi, mulai dari penghapusan bahan bakar fosil secara bertahap hingga tidak menyebutkan masalah ini sama sekali. Ini juga memuat rancangan yang sejalan dengan deklarasi Sunnylands.
Meskipun Tiongkok adalah produsen energi angin dan matahari terbesar di dunia, Tiongkok masih bergantung pada batu bara, yang tahun lalu menghasilkan 60 persen listrik di Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Xie mengingatkan Beijing berdasarkan rencana lima tahunnya, dari tahun 2021-2025, berjanji untuk "mengendalikan secara ketat" peningkatan produksi batu bara dan menguranginya secara bertahap setelah periode tersebut.
"Sebenarnya pertumbuhan listrik yang dihasilkan oleh energi terbarukan tidak secepat kapasitas terpasang karena kita masih menghadapi hambatan teknis," katanya.
"Jadi saya yakin jika semua kesulitan teknis ini bisa teratasi, energi terbarukan Tiongkok akan berkembang lebih cepat dan lebih baik di masa depan," tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!