Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Setujui Dua Terapi Gen untuk Penyakit Sel Sabit

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS Setujui Dua Terapi Gen untuk Penyakit Sel Sabit Doc: ST/NYT
Ket. Lebih dari 100.000 orang Amerika, sebagian besar berkulit hitam, menderita penyakit sel sabit, suatu kelainan darah yang melemahkan.

WASHINGTON - Amerika Serikat pada Jumat (8/12) menyetujui terapi terobosan baru yang menggunakan alat pengeditan gen revolusioner CRISPR untuk mengobati penyakit sel sabit kelainan darah yang melemahkan.

Lebih dari 100.000 orang Amerika, sebagian besar berkulit hitam, menderita penyakit sel sabit, penyakit yang menyakitkan dan mengancam jiwa yang sulit diatasi oleh ilmu kedokteran.

Regulator Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui dua terapi gen, termasuk terapi yang disebut Casgevy yang menggunakan teknologi CRISPR pemenang Hadiah Nobel.

"Perawatan ini mewakili kemajuan besar dalam bidang terapi gen untuk pasien dengan penyakit sel sabit," kata Peter Marks, direktur Pusat Evaluasi dan Penelitian Biologi FDA.

"Potensi produk-produk ini untuk mengubah kehidupan pasien yang menderita penyakit sel sabit sangatlah besar."

CRISPR, teknik pengeditan gen yang pendirinya memenangkan Hadiah Nobel pada 2020, dapat mengubah DNA hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme dengan sangat presisi.

Dipuji karena potensinya yang menakjubkan, teknologi ini telah merevolusi studi kehidupan molekuler, dan telah berkontribusi pada pengobatan kanker eksperimental dan tanaman tahan kekeringan.

"Persetujuan ini berarti bahwa untuk pertama kalinya, sekitar 16.000 pasien dengan SCD mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan terapi satu kali yang tahan lama yang menawarkan potensi penyembuhan fungsional untuk penyakit mereka," kata pembuat Casgevy, Vertex, dalam sebuah pernyataan.

Pengobatan kedua yang disetujui yang disebut Lyfgenia, menggunakan virus yang tidak berbahaya untuk modifikasi genetik.

Sel darah merah biasanya bergerak dengan mudah melalui pembuluh darah, namun pada penyakit sel sabit, sel tersebut menjadi berbentuk bulan sabit -- atau "sabit" -- menghalangi aliran darah dan menyebabkan stroke, masalah mata, nyeri parah, dan bahkan kematian.

Hingga saat ini, satu-satunya obat untuk penyakit sel sabit adalah transplantasi sumsum tulang.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pengumuman pada hari Jumat "mewakili kekuatan inovasi medis untuk meningkatkan kehidupan warga Amerika."

"Pemerintahan saya akan melanjutkan upaya kami untuk mempercepat pengembangan pengobatan penyakit langka dan mendukung penelitian dan inovasi medis yang mencapai terobosan ini," katanya dalam sebuah pernyataan.

Uji Coba yang Berhasil

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.