Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Lansia Diresmikan di Kota Palopo

📅 Minggu, 03 Des 2023, 01:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekolah Lansia Diresmikan di Kota Palopo Doc: Antara/HO-BKKBN Sulsel
Ket. Suasana peresmian Sekolah Lansia oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Shodiqin di Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulsel.

Makassar - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BKKBN Sulsel) meresmikan sekolah lansia di Kota Palopo untuk meningkatkan kualitas hidup lansia yang tangguh.

"Sekolah Lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat dan berguna bagi keluarga dan masyarakat," kata Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Shodiqin di Makassar, Sabtu.

Untuk mendukung hal tersebut, lanjut dia, BKKBN mengembangkan program Pembangunan Ketahanan Keluarga Lansia dan Rentan melalui pendampingan keluarga lansia-lansia tangguh.

Dengan adanya Sekolah Lansia Ceria di Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo, ia berharap seluruh stakeholder dapat mendukung sekolah tersebut.

Shodiqin menyebutkan BKKBN memiliki tugas dalam penyelenggaraan Keluarga Berencana dan pengendalian penduduk yang ruang lingkupnya mencakup seluruh siklus hidup manusia dimulai dalam kandungan hingga usia lanjut.

"Angka harapan hidup penduduk Indonesia rata-rata 74 tahun dengan persentase sekitar 10 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 28 juta. Sulsel termasuk yang tertinggi harapan hidupnya, sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari kita lewat Kelompok Bina Keluarga Balita dan Sekolah Lansia," jelasnya.

Menurut dia, lansia tidak hanya dipandang sebagai beban keluarga atau beban pembangunan, tetapi lansia dapat berperan dalam mendorong mewujudkan generasi emas Indonesia 2045 lewat nilai-nilai positif pengasuhan anak dalam pencegahan stunting.
.
"Lansia biasa berperan dalam memberikan nasihat kepada anggota keluarga yang sedang hamil atau memiliki bayi terkait pengasuhan dan pola makanan sehat serta gizi seimbang dan pola asuh yang baik dan benar, karena stunting bukan hanya masalah kekurangan gizi, namun juga sangat erat dengan pola asuh" ujarnya.

Shodiqin berharap Sekolah Lansia bisa di maksimalkan pembentukannya di etiap desa/kelurahan, sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup lansia di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.