Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

UIN Jakarta Kukuhkan Tujuh Guru Besar Ilmu Sosial Humaniora

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 12:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
UIN Jakarta Kukuhkan Tujuh Guru Besar Ilmu Sosial Humaniora Doc: antarafoto
Ket. Pengukuhan guru besar Ilmu Sosial Humaniora

JAKARTA - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mengukuhkan tujuh guru besar ilmu sosial humaniora.

Dalam acara yang berlangsung di Tangerang Selatan, Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu sejarah kebudayaan Islam, Prof. Dr. H Nurochim dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu manajemen pendidikan, dan Prof. Dr. Imam Subchi dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu antropologi agama.

Selanjutnya, Prof. Dr. Muhammad Farkhan dan Prof. Dr. Frans Sayogie M.Pd dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu linguistik terapan, Prof. Dr. Alek dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu pendidikan Bahasa Inggris, dan Prof. Burhanuddin Muhtadi M.A. Ph.D dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu politik.

"Mudah-mudahan dengan bertambahnya guru besar di UIN Jakarta akan semakin meningkat karya akademik, akan semakin banyak temuan-temuan teori baru, teknologi baru, desain baru atau bahkan model baru, yang dapat digunakan oleh ragam profesi dan pekerjaan," kata Ketua Senat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Dr. Dede Rosyada pada acara pengukuhan di Jakarta, Rabu (29/11).

Dede juga menyampaikan bahwa kehadiran 42 guru besar baru di berbagai bidang ilmu merupakan prestasi membanggakan bagi UIN Jakarta.

Menurut dia, para guru besar diharapkan dapat memberikan kontribusi besar pada upaya perbaikan dalam berbagai sektor kehidupan.

"Pada perbaikan sektor kehidupan dan profesi jasa dan sosial, penelitian sejarah sangat diperlukan untuk menjelaskan fakta sejarah masa lalu dan merancang kebutuhan kini dan esok," katanya.

Dia mengemukakan bahwa para guru besar mengemban amanat untuk melakukan perubahan desain berdasarkan ilmu dan kajiannya.

Ia mencontohkan, guru besar bidang pendidikan Bahasa Inggris bisa mengembangkan metode pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif.

"Demikian pula desain model demokrasi bagi masyarakat yang not well-educated, itu perlu didesain oleh para guru besar di bidang ilmu politik," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wakil Ketua DPR Dengarkan Aspirasi Guru TK

4 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Wakil Ketua DPR Dengarkan A...

Bekasi Berupaya Keras Mendisiplinkan ASN

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Bekasi Berupaya Keras Mendi...
Megapolitan
Tangerang Darurat, 12 Kecam...

BMKG Intensifkan Modifikasi Cuaca

56 menit yang lalu | Ones

Nasional
BMKG Intensifkan Modifikasi...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.