Studi: Buah Delima Memberi Harapan untuk Kesehatan Jantung dan Diabetes
📅 Senin, 27 Nov 2023, 06:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMeskipun literatur pengobatan tradisional mendukung penggunaan PG dan potensinya untuk meningkatkan hasil kesehatan, beberapa penelitian toksikologi telah mengungkapkan modifikasi komponen seluler dan kerusakan nuklir setelah pemberian PG.
Studi toksikologi in vitro dan in vivo terhadap minyak biji PG, sumber asam punicic yang tinggi, menemukan bahwa minyak ini tidak bersifat mutagenik atau klastogenik. Pemeriksaan post-mortem menunjukkan tidak ada kelainan seluler, dan asupan PG 4,3 g/kg/hari tidak menimbulkan bahaya. Penggunaan PG atau senyawa PG murni tampaknya aman, dengan efek samping diperkirakan pada dosis yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pengobatan etnomedis tradisional dan sekarang digunakan untuk tujuan terapeutik.
"Secara keseluruhan, temuan tinjauan menunjukkan bahwa konsumsi PG dapat membantu mencegah gangguan metabolisme seperti hiperglikemia dan hiperlipidemia; namun, studi klinis dan farmakokinetik tidak konsisten karena faktor-faktor seperti pemilihan bagian tanaman, kultivar, wilayah geografis, karakteristik bioklimatik dan tanah, ketersediaan hayati plasma, aksesibilitas organ, dan pertimbangan nutrigenomik," tuturnya.
Terlepas dari variasi ini, kemanjuran obat PG dalam mengobati komponen sindrom metabolik memerlukan pendekatan pengobatan multifaset.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!