Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Realisasi Belanja IKN Capai Rp13 Triliun per Oktober

📅 Minggu, 26 Nov 2023, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Realisasi Belanja IKN Capai Rp13 Triliun per Oktober Doc: ANTARA/Agatha Olivia Victoria.
Ket. Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata dalam konferensi pers virtual APBN KITA Edisi November 2023 di Jakarta, Jumat (24/11/2023).

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja untuk Ibu Kota Negara (IKN) telah mencapai Rp13 triliun per Oktober 2023 dari total alokasi Rp29,3 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja negara (APBN) 2023.

"Biasanya nanti, terutama untuk infrastruktur, baru akan banyak pembayaran terjadi di akhir tahun. Biasanya memang untuk proyek di akhir tahun," kata Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata dalam konferensi pers virtual APBN KITA Edisi November 2023 di Jakarta, Jumat (24/11).

Ia menjelaskan, pagu belanja IKN sebesar Rp29,3 triliun tersebut meliputi belanja infrastruktur sebesar Rp26,3 triliun dan belanja noninfrastruktur senilai Rp3 triliun.

Sebaiknya Anda baca juga:

Belanja infrastruktur mencakup pembangunan istana negara, kawasan inti pusat pemerintahan, jalan tol, kawasan permukiman, jembatan Pulau Balang, inisiasi bandara VVIP, dan sebagainya. Sementara belanja noninfrastruktur mencakup perencanaan, pemetaan, pengamanan, dan lain-lain.

Adapun realisasi belanja IKN tersebut membuat belanja kementerian/lembaga (K/L) terakselerasi tumbuh 1,9 persen dibanding periode sama tahun lalu (year-on-year/yoy) menjadi Rp768,7 triliun per Oktober 2023. Capaian tersebut merupakan 76,8 persen dari pagu APBN sebesar Rp1.000,8 triliun.

Namun selain belanja IKN, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, akselerasi belanja K/L turut dipengaruhi oleh dukungan persiapan pelaksanaan Pemilu, percepatan penyelesaian infrastruktur prioritas, hingga penyaluran berbagai bantuan sosial.

"Dengan demikian belanja K/L mendukung realisasi belanja pemerintah pusat yang terealisasi sebesar Rp1.572,2 triliun," ucap Sri Mulyani dalam kesempatan yang sama.

Selain belanja K/L, Menkeu menuturkan terdapat pula belanja non K/L yang mencapai senilai Rp803,6 triliun atau 64,5 persen dari pagu Rp1.245,6 triliun, yang didorong realisasi subsidi dan kompensasi BBM dan listrik, program kartu prakerja, serta subsidi pupuk.

Secara keseluruhan, belanja negara per Oktober 2023 mencapai Rp2.240,8 triliun atau mencapai 73,2 persen dari target yang senilai Rp3.061,2 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.