Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Masih Jadi 'Magnet' Para Pemilik Modal

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 05:23 WIB | Oleh:

Dari sudut pandang investor, Jakarta masih menjadi "magnet" sebagai kota bisnis. Hal ini karena untuk seluruh fasilitas penunjang sudah tersedia seperti jalan, pelabuhan, bandara udara, kereta api, industri hulu-hilir dan usaha penunjang.

China State Construction Engineering (CSCEC) merupakan salah satu perusahaan konstruksi yang tertarik untuk menggarap peluang Jakarta. Berbekal pengalaman bidang konstruksi bangunan, perusahaan ini dipercaya menggarap proyek apartemen di Kemang, Jakarta Selatan.

Proyek apartemen yang dikembangkan PT Sintesis Kreasi Bersama ini mempercayakan pembangunan apartemen kepada CSEC terkait dengan rekam jejak perusahaan ini di Tiongkok.

Pariwisata

Berikutnya salah satu investasi yang menarik untuk dikembangkan adalah pariwisata seperti industri MICE (meeting, incentive, conference, exhibition) yang setelah pandemi kembali bangkit. Meskipun objek wisata alam terbatas, sebagai kota ekonomi dan bisnis, Jakarta membutuhkan fasilitas untuk rapat dan pameran yang seluruhnya sudah lengkap tersedia.

Seiring dengan berakhirnya pandemi, kegiatan pertemuan saat ini sudah ramai diselenggarakan. Beberapa perhelatan internasional seperti KTT Asean mendongkrak pendapatan dari hotel-hotel.

Belum lagi pertunjukan musik (konser) mendatangkan artis mancanegara juga memberikan kontribusi besar terhadap hotel-hotel di Jakarta. Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) potensi pasar MICE di Jakarta pada 2023 berkembang pesat.

Ini terlihat dari penyelenggaraan pameran sebanyak 178 kegiatan, 128 kegiatan diselenggarakan Jakarta atau lebih dari 70 persen. Banyaknya manajemen hotel bertaraf internasional menjadi salah satu indikator investasi pariwisata berkembang pesat mengikuti pertumbuhan ekonomi.

Kondisi demikian tidak terlepas dari banyaknya investasi asing yang masuk ke Jakarta. Tentunya ini membutuhkan dukungan tempat tinggal dan tempat rapat berstandar internasional.

Dengan demikian untuk mewujudkan Jakarta sebagai pusat ekonomi dan bisnis sepertinya akan mudah. Ini terutama mengingat tidak adanya penurunan investasi yang masuk Jakarta. Bahkan masih menempati posisi teratas dari daerah lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.