Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival Film Penting bagi Perkembangan Film Indonesia, Ini 3 Alasannya

📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 15:32 WIB | Oleh: Tim Penulis

Manfaat festival film bagi publik juga semakin terlihat ketika penyelenggara festival memfasilitasi pertemuan-pertemuan antarpenonton film, antarpembuat film, dan antarpegiat film maupun antara penonton, praktisi, dan akademisi film.

Pertemuan-pertemuan yang terselenggara dalam banyak bentuk mulai dari sekedar ngobrol santai, diskusi serius, maupun sesi tanya jawab pascapemutaran film ini pada gilirannya akan mampu menumbuhkan ekosistem perfilman yang sehat yang mendukung tumbuhnya film-film berkualitas.

Hal ini terlihat dari, misalnya, dalam perbincangan informal beberapa sineas lintas negara di Madani Film Festival 2023, muncul kemungkinan untuk melakukan produksi bersama. Selain itu, saat saya mengikuti acara tanya jawab setelah pemutaran salah satu film di JAFF 2022, muncul gagasan dari pembuat film untuk membuat film dengan tema yang dimunculkan oleh salah penanya.

Ruang literasi

Ajang festival film juga kerap memiliki kegiatan-kegiatan pendukung yang dapat meningkatkan literasi dan edukasi atas film seperti diskusi, lokakarya, seminar, dan pameran, serta master class oleh pakar dan praktisi perfilman.

Misalnya saja, Jakarta Film Week 2023, menyelenggarakan master class berupa kelas akting yang diasuh oleh aktris senior Christine Hakim.

Sementara itu, Madani Film Festival mengadakan sejumlah diskusi tentang perfilman dan umat Muslim. Pada tahun 2022, JAFF juga menyelenggarakan beberapa diskusi, termasuk membahas buku Memaksa Ibu Menjadi Hantu.

Kegiatan-kegiatan tersebut jelas akan berdampak pada tersebarnya pengetahuan tentang film di kalangan awam maupun praktisi perfilman itu sendiri. Salah satu kegiatan master class yang diselenggarakan pada Madani Film Festival tahun 2022, misalnya, mampu membuka pengetahuan kepada para peserta tentang bagaimana proses kreatif pembuatan Ms. Marvel, film serial Marvel pertama yang menampilkan pahlawan super dari umat Muslim.

Tak ketinggalan, Festival Film Purbalingga 2023 melangsungkan diskusi tentang sosok dan karya dari almarhum Insan Indah Pribadi, seorang pegiat dan pembuat film dari Cilacap, Jawa Barat. Acara ini secara tidak langsung mengedukasi penonton tentang pentingnya membuat film berbasis lokalitas.

Jakarta Film Week 2023 juga mengadakan kegiatan-kegiatan diskusi, salah satunya adalah Festival Talks. Pada acara ini, para pembicara, yang merupakan para direktur festival film dari berbagai negara, berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang pengelolaan festival film di negara mereka masing-masing.

Medium refleksi dan inspirasi

Pegiat film maupun pelaksana festival di Indonesia bisa menggunakan festival film sebagai medium inspirasi dan refleksi. Terutama dengan melihat antusiasme penonton dan keberhasilan film Indonesia di festival-festival internasional.

Ekky Imanjaya mencatat, pada tahun 2022, film Indonesia bukan hanya pulih dari situasi pandemi, namun mencetak rekor terutama dari segi jumlah penonton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.