Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Melemah, Investor Cerna Implikasi 'Downgrade' Utang AS

📅 Selasa, 14 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Rupiah Melemah, Investor Cerna Implikasi 'Downgrade' Utang AS Doc: ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA
Ket. Petugas melayani penukaran uang rupiah di Bank BSI, Jakarta, beberapa waktu lalu. Rupiah dan mata uang regional umumnya melemah terhadap dollar AS hari ini tertekan oleh pernyataan hawkish The Fed minggu lalu.

JAKARTA - Rupiah melemah terbatas karena investor masih mencerna implikasi downgrade utang (credit rating) Amerika Serikat (AS) oleh Moody's dari stabil menjadi negatif. Rupiah dan mata uang regional umumnya melemah terhadap dollar AS hari ini tertekan oleh pernyataan hawkish the Fed (Federal Reserve) minggu lalu.

"Namun, pelemahan terbatas karena investor masih mencerna implikasi downgrade Moody's pada credit rating AS," ujar analis pasar mata uang, Lukman Leong, di Jakarta, Senin (13/11).

Seperti dikutip dari Antara, pada umumnya, implikasi downgrade utang AS oleh Moody's cenderung negatif. Kendati demikian, apabila terjadi risk-off di mana aset berisiko mengalami penurunan, dollar AS dapat berbalik menjadi aset safe-haven.

Terkait pernyataan hawkish, Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell, sempat membuka peluang kenaikan suku bunga acuan AS lagi untuk menurunkan tingkat inflasi AS yang sampai saat ini masih belum turun ke level target 2 persen.

"Investor juga cenderung wait and see menantikan data inflasi AS minggu ini yang diperkirakan akan naik 0,1 persen month to month (MoM) dan 3,3 persen year on year (YoY)," kata Lukman.

Sentimen Domestik

Meninjau sentimen domestik, investor disebut menantikan data perdagangan Indonesia, pada Rabu (15/11), yang di mana ekspor-impor diperkirakan mengalami penurunan walaupun neraca perdagangan diprediksi kembali surplus sekitar tiga miliar dollar AS.

"Ekspor diperkirakan turun 15,6 persen, impor turun 8,7 persen," ucapnya.

Pada penutupan perdagangan hari ini, mata uang rupiah melemah sebesar 6 poin atau 0,04 persen menjadi 15.701 rupiah per dollar AS dari penutupan sebelumnya sebesar 15.695 rupiah per dollar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, pada Senin, turut melemah ke posisi 15.713 rupiah per dollar AS dari sebelumnya 15.693 rupiah per dollar AS.

Sementara itu, pengamat pasar uang, Ariston Tjendra, menyatakan potensi pelemahan rupiah terhadap dollar AS masih terbuka karena pelaku pasar masih mengantisipasi pernyataan sejumlah pejabat the Fed AS terkait peluang kenaikan suku bunga AS.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, pada Senin pagi, melemah sebesar 0,06 persen atau 10 poin menjadi 15.705 rupiah per dollar AS dari sebelumnya 15.695 rupiah per dollar AS.

"Potensi pelemahan rupiah terhadap dollar AS masih terbuka hari ini karena pelaku pasar mungkin masih mengantisipasi pernyataan beberapa pejabat bank sentral AS pekan lalu, termasuk (Gubernur Bank Sentral AS) Jerome Powell yang masih membuka peluang kenaikan suku bunga acuan AS lagi untuk menurunkan tingkat inflasi AS yang sampai saat ini masih belum turun ke level target 2 persen," kata Ariston.

Selain itu, beberapa sentimen eksternal juga masih berpotensi mendorong pelaku pasar menjauhi aset berisiko seperti konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung dan isu pelambatan ekonomi Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.