Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Raih Sertifikasi ISO 22301, JICT Perkuat Kepercayaan dari Pengguna Jasa

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 16:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Raih Sertifikasi ISO 22301, JICT Perkuat Kepercayaan dari Pengguna Jasa Doc: Istimewa.
Ket. JICT saat menerima sertifikasi ISO 22301:2019 terkait sistem manajemen keberlangsungan bisnis atau Business Continuity Management System (BCMS) di Jakarta Selasa (31/10).

JAKARTA- PT Jakarta International Container Terminal (JICT) menjadi pelabuhan petikemas pertama yang berhasil meraih sertifikasi ISO 22301:2019 terkait sistem manajemen keberlangsungan bisnis atau Business Continuity Management System (BCMS). Sertifikasi berstandar internasional ini diterima JICT dari perusahaan global TUV Rheinland dan akan berlaku selama tiga tahun ke depan.

"Dengan diterimanya sertifikasi ini, JICT tidak hanya telah menerapkan standar internasional dalam memastikan keberlangsungan bisnis lewat serangkaian mitigasi risiko, tetapi juga diharapkan akan menumbuhkan kepercayaan yang lebih tinggi dari pengguna jasa," ujar Direktur Utama JICT Ade Hartono saat menerima sertifikasi tersebut, di Jakarta kemarin.

Menurut Ade, bagi JICT sebagai terminal petikemas tersibuk di Indonesia, ISO 22301 menjadi sangat penting mengingat operasional JICT yang tidak pernah berhenti melayani selama 24 jam 7 hari non stop. Untuk itu JICT harus bisa menangani secara cepat atas apapun gangguan yang terjadi dan melakukan serangkaian langkah preventif lewat manajemen krisis agar setiap situasi darurat dapat ditangani dengan baik.

"Kami sebagai salah satu industri besar tentu harus cermat dalam melakukan analisa bencana dan keadaan darurat. Maka melalui BCMS JICT dapat fokus untuk memastikan keberlangsungan bisnis saat terjadi keadaan darurat yang berpotensi menghentikan operasional," ujar Ade.

ISO 22301 sendiri merupakan sistem manajemen keberlangsungan dengan model pendekatan holistik terhadap ketahanan organisasi, yang bertujuan untuk mempersiapkan, menyediakan, dan mengendalikan kemampuan organisasi secara keseluruhan untuk terus beroperasi selama terjadi gangguan.

"Melalui penerapan BCMS, diharapkan JICT dapat meningkatkan kepastian produktivitas terminal sekalipun pada kondisi yang mengancam keberlangsungan proses bisnis sehingga trust dari pengguna jasa dapat terjaga dan pada akhirnya visi JICT sebagai terminal petikemas pilihan di Indonesia dapat terwujud," ujar Ade.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.