Waspadai Koreksi Terbatas
📅 Rabu, 01 Nov 2023, 07:30 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi terkoreksi terbatas dalam perdagangan tengah pekan ini. Pelaku pasar tengah menanti hasil rapat dewan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed, sedangkan dari dalam negeri, investor menunggu data inflasi nasional pada Oktober lalu.
Head of Research Mega Capital Sekuritas (InvestasiKu) Cheril Tanuwijaya memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Rabu (1/11), terkoreksi dengan menguji level support 6.560 - 6.900.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (31/10) sore, ditutup menguat dipimpin oleh saham sektor teknologi. IHSG ditutup menguat 16,32 poin atau 0,24 persen ke posisi 6.752,21. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,99 poin atau 0,34 persen ke posisi 892,24.
"IHSG dan bursa regional Asia melemah, seiring pasar yang merespon rilis data manufaktur dan non manufaktur Tiongkok dan konflik di timur tengah," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, kemarin.
Pasar khawatir konflik antara Palestina dan Israel kian memanas, yang mana sebelumnya Israel menolak gencatan senjata. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan gencatan senjata dalam perang Israel melawan Hamas tidak akan terjadi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Biro Statistik Tiongkok menyampaikan Manufacturing PMI bulan Oktober 2023 mengalami kontraksi menjadi menjadi 49,5 pada Oktober 2023 dari 50,2 pada September 2023. Dan Non-Manufacturing PMI secara tak terduga turun menjadi 50,6 pada Oktober 2023 dari 51,70 pada bulan sebelumnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!