Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Makin Tinggi Kepercayaan Pemodal Berinvestasi di IKN

📅 Senin, 30 Okt 2023, 02:13 WIB | Oleh:
Makin Tinggi Kepercayaan Pemodal Berinvestasi di IKN Doc: istimewa

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan peletakan batu pertama atau groundbreaking tahap kedua pada 1-3 November 2023 menjadi bukti tingginya kepercayaan pemodal berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Kegiatan ini menunjukkan bukan hanya pertumbuhan pembangunan yang terjadi di IKN, namun juga bergulirnya pertumbuhan ekonomi dan sebagai bukti minat dan kepercayaan yang tinggi dari investor swasta dan pemerintah di IKN," ujar Kepala OIKN, Bambang Susantono, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/10).

Seperti dikutip dari Antara, Bambang mengatakan 10 proyek melakukan peletakan batu pertama tersebut akan dipimpin Presiden Joko Widodo di IKN Nusantara pada 1-3 November 2023. Kegiatan ini merupakan kegiatan peletakan batu pertama tahap dua dari kegiatan yang sudah dilakukan September lalu.

Sebanyak 10 kegiatan peletakan batu pertama, baik dari APBN maupun swasta, untuk berbagai fasilitas di IKN, di antaranya rumah sakit, mal yang terintegrasi dengan hotel dan apartemen, beberapa kantor pemerintah, pulau suaka orang hutan, bandara VVIP, dan sekolah negeri serta internasional.

Nilai investasi dari peletakan baru pertama kali ini sekitar 12,5 triliun rupiah dan sejauh ini sudah ada proyek senilai 23 triliun rupiah yang melakukan peletakan batu pertama di IKN.

Meskipun begitu, Bambang menjelaskan target pembangunan IKN ini tidak hanya berupa angka, namun juga hadirnya suatu ekosistem yang sudah berfungsi untuk dinikmati.

"Bidang yang bervariasi ini menunjukkan di IKN sudah ada fasilitas-fasilitas dasar bagi masyarakat yang pindah tahun depan," katanya.

Suaka Orang Utan

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain fasilitas dasar yang dapat dinikmati masyarakat, rangkaian kegiatan peletakan batu pertama juga menandakan dibangun suaka orang utan dewasa di IKN. Di suaka ini nantinya orang utan yang sudah tidak muda lagi usianya dan sudah tidak bisa dilepasliarkan diberi perawatan.

Kegiatan peletakan batu pertama itu merupakan hasil dari proses yang panjang dari jajak pasar tahun lalu. Selanjutnya, diadakan kegiatan peletakan batu pertama berikutnya pada Desember mendatang.

"Meskipun prosesnya cukup panjang, tapi di sinilah kita bisa menunjukkan bahwa mesin pertumbuhan atau pembangunan mulai berputar sebagaimana yang kita inginkan dari awal," kata Bambang.

Sementara itu, Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN, Danis Sumadilaga, mengungkapkan hingga Oktober 2023, proyek pembangunan IKN Nusantara telah menyerap 12.123 tenaga kerja konstruksi.

Danis menambahkan adapun komposisi dari pekerja tersebut yakni sebanyak 2.765 tenaga kerja konstruksi berasal dari Pulau Kalimantan dan sebanyak 9.345 tenaga kerja konstruksi berasal dari luar Pulau Kalimantan.

Jumlah tenaga kerja konstruksi IKN tersebut sebagian besar terkonsentrasi pada proyek Cipta Karya dengan jumlah tenaga kerja konstruksi sebanyak 5.276 orang atau 46,3 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.