Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren, ITDC Memasuki Fase Pengembangan Tahap Berikutnya 

📅 Kamis, 18 Des 2025, 11:48 WIB | Oleh:
Keren, ITDC Memasuki Fase Pengembangan Tahap Berikutnya  Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikembangkan oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), memasuki fase pengembangan tahap berikutnya (Next Chapter of The Mandalika) seiring meningkatnya intensitas event dan aktivitas kawasan.

Hal ini disampaikan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko sekaligus Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar, pada ajang Indonesia SEZ Business Forum 2025 yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Mandalika tidak hanya kami posisikan sebagai destinasi pariwisata, tetapi sebagai mesin penggerak ekonomi kawasan. Setiap aktivasi di sirkuit dan kawasan dirancang untuk menciptakan multiplier effect yang nyata, mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan perputaran ekonomi lokal, hingga penyerapan tenaga kerja,” ujar Fajar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/12).

Sejumlah inisiatif strategis tengah dipersiapkan, antara lain masuknya brand internasional, pengembangan marina untuk memperkuat konektivitas laut, pembentukan eastern premium zone, penguatan central zone sebagai tuan rumah event global, serta komersialisasi kawasan hunian dan retail–lifestyle untuk mendukung aktivitas ekonomi jangka panjang.

ITDC menegaskan peran strategis Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai sportstainment destination sekaligus value creator bagi perekonomian nasional , khususnya melalui pemanfaatan Pertamina Mandalika International Circuit sebagai traffic puller di kawasan.

Fajar menegaskan dampak ekonomi signifikan dari berbagai ajang internasional yang diselenggarakan di Pertamina Mandalika International Circuit. Event MotoGP Indonesia, misalnya, mencatat tren peningkatan jumlah penonton dari tahun ke tahun dengan total penonton sebanyak 140.324 ribu orang. 

Ajang MotoGP Indonesia juga berhasil menciptakan dampak ekonomi hingga Rp4,96 triliun, menghasilkan media value hingga Rp1,33 triliun, dan menyerap lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal, yang mencerminkan kontribusi nyata KEK Mandalika terhadap perekonomian daerah dan nasional.

Selain menjadi tuan rumah dalam berbagai ajang balap kelas dunia, Pertamina Mandalika International Circuit saat ini mencatat lebih dari 309 aktivasi per tahun yang mencakup olahraga internasional, hiburan, budaya, dan kegiatan komunitas. 

Aktivasi yang berlangsung secara berkelanjutan tersebut mendorong progres ekosistem usaha di kawasan The Mandalika, yang tercermin antara lain dari keberadaan 128 homestay, 965 kamar hotel, puluhan restoran, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta berbagai fasilitas pendukung pariwisata lain.

Untuk terus menjaga keberlangsungan dampak aktivasi Pertamina Mandalika International Circuit, ITDC telah menyiapkan rangkaian event dalam kalender yang terstruktur sepanjang tahun 2026, antara lain melalui penyelenggaraan Mandalika Racing Series dan Mandalika Festival of Speed yang digelar dalam beberapa putaran sepanjang tahun.

Sejumlah event unggulan lainnya seperti GT World Challenge Asia, Pertamina Mandalika Racing Series, hingga Grand Prix of Indonesia (MotoGP), tetap diposisikan sebagai anchor event guna menjaga visibilitas KEK Mandalika di panggung global sekaligus memberi kepastian pasar bagi pelaku industri dan investor.

“Event besar menjadi anchor, namun dampak sesungguhnya tercermin dari kesinambungan aktivitas kawasan. Hal ini tercermin dari tumbuhnya UMKM, meningkatnya tingkat okupansi hotel yang kini berada di kisaran 54 persen per tahun, serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap KEK Mandalika sebagai KEK pariwisata,” terang Fajar.

Hingga Triwulan 4 Tahun 2025, total investasi yang telah masuk ke KEK Mandalika mencapai angka Rp5,73 triliun dengan estimasi Internal Rate of Return (IRR) sebesar 11,2 persen. Ini mencerminkan daya tarik KEK Mandalika sebagai destinasi investasi yang kompetitif dan berkelanjutan.

KEK Mandalika yang dikelola oleh ITDC memiliki luas kawasan 1.175 hektar dengan garis pantai sepanjang 16 kilometer, serta didukung oleh infrastruktur strategis yang terintegrasi. Kawasan The Mandalika dilengkapi dengan sirkuit bertaraf internasional, hotel, kawasan komersial, dan konektivitas yang memadai melalui bypass Bandara Internasional Lombok.

KEK Mandalika juga memperoleh berbagai fasilitas fiskal dan nonfiskal, seperti insentif pajak, pembebasan bea masuk, serta skema pemanfaatan lahan jangka panjang hingga 80 tahun,  yang memberikan kepastian dan daya tarik bagi investor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.