Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SKF Perkenalkan Empat Solusi Bearing Terbaru Berbasis IoT dan Kecerdasan Buatan

📅 Kamis, 26 Okt 2023, 20:25 WIB | Oleh:

"Secara global, SKF menawarkan layanan remanufaktur untukbearing, pemantauan kondisi (condition monitoring), dan perawatan (maintenance)," terangnya.

SKF Industrial Indonesia berkomitmen untuk menyediakan solusi cerdas dan bersih, termasuk teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), analisis data, dan sistem otomasi yang memungkinkan perusahaan melayani pelanggan dengan lebih baik. Dengan teknologi ini, SKF Industrial Indonesia dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional, memantau kinerja peralatan secara real- time, dan mengambil keputusan lebih tepat waktu.

Lebih lanjut, SKF Industrial Indonesia juga fokus pada pengurangan dampak lingkungan melalui efisiensi penggunaan sumber daya alam, pengurangan limbah, dan penerapan teknologi yang lebih ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan konsep ekonomi sirkular yang diusung pemerintah Indonesia, yang menekankan padareuse, repair, remanufacturing,dansharing model.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang dalam sambutannya yang disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Iklim Usaha dan Investasi Doddy Rahadi menuturkan SKF memainkan peran penting tidak hanya dalam menerapkan keberlanjutan pada tingkat strategi, tapi juga dalam mendorong perusahaan untuk memungkinkan rotasi demi masa depan yang lebih baik dengan bergerak menuju lingkungan yang bersih bertanggung jawab dan ramah lingkungan."

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian, menjalankan berbagai langkah untuk mendukung percepatan digitalisasi industri demi mencapai peningkatan produktivitas dan daya saing secara global. Visi besarnya adalah membawa Indonesia menjadi 10 besar ekonomi dunia pada 2030 mendatang.

"Selain digitalisasi, Kementerian Perindustrian juga menggaungkan transformasi industri yang mengedepankan keberlanjutan, antara lain berupa penggunaan sumber daya alam yang efisien, dapat digunakan berulang kali, dan ramah lingkungan," katanya.

PT SKF industrial Indonesia telah menjadi mitra PIDI 4.0 sejak 2021. Ia berharap perusahaan ini terus mengambil bagian dalam mendukung percepatan industri 4.0 Indonesia melalui kolaborasi dengan PIDI 4.0 khususnya dalam bidang pengembangan SDM, dan teknologi adopsi industri 4.0 yang berfokus pada efisiensi dan keberlanjutan khususnya untuk mendukung penerapan industri 4.0 dengan memberikan solusi digitalisasi untuk pengurangan emisi karbon dalam proses industri manufaktur.

Menanggapi kegiatan hari ini, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri,Kementerian Perindustrian Masrokhan berpesan, terselenggaranya Reimagining Rotation 2023, hasil kolaborasi SKF dan BPSDMI melalui PIDI 4.0, akan meningkatkan kerja sama antara pemangku kepentingan Industri 4.0 dan memotivasi para pelaku industri di Indonesia untuk melakukan digital transformasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.