Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Potensi Karhutla Meningkat, BMKG Minta Masyarakat Bengkulu Tingkatkan Kewaspadaan.

1 Jumat, 31 Jul 2026, 14:47 WIB | Oleh:
Potensi Karhutla Meningkat, BMKG Minta Masyarakat Bengkulu Tingkatkan Kewaspadaan. Potensi Karhutla Meningkat, BMKG Minta Masyarakat Bengkulu Tingkatkan Kewaspadaan. Doc: Antara Foto
Ket. Kondisi cuaca panas di Kota Bengkulu yang saat ini telah memasuki musim kemarau, Jum'at (31/7).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena api dapat dengan cepat merambat saat kondisi angin kencang dan lingkungan dalam keadaan kering," kata Forecaster BMKG Stasiun Klimatologi Bengkulu Pungki Saiful Akbar di Kota Bengkulu, Jumat.

Dirinya juga meminta agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan, sebab puntung rokok yang masih menyala dan dibuang di area berumput atau lahan kering berpotensi memicu kebakaran yang dapat meluas ke permukiman maupun kawasan hutan.

Selain itu, BMKG Bengkulu juga mengimbau agar masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan jika kualitas udara menurun akibat kabut asap yang dapat muncul sebagai dampak kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Saat ini musim kemarau di wilayah Provinsi Bengkulu telah berlangsung sejak Juni dan diperkirakan akan berlanjut hingga Oktober 2026 yang dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang saat ini berada pada kategori kuat.

Sebaiknya Anda baca juga:

Untuk puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus 2026, sebab pada periode tersebut, curah hujan akan semakin berkurang di sebagian besar wilayah Bengkulu sehingga kondisi kemarau tahun ini diprediksi lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pungki menerangkan, fenomena El Nino diperkirakan akan meningkat menjadi kategori sangat kuat dalam beberapa bulan ke depan, sehingga berpotensi menyebabkan penurunan curah hujan yang lebih signifikan dan meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah.

Selain itu, untuk suhu udara pada malam hari juga diperkirakan terasa lebih dingin akibat minimnya tutupan awan.

"Musim kemarau akan mengurangi intensitas curah hujan sehingga cadangan air di berbagai tempat penampungan, termasuk sumur, berpotensi mengalami penurunan. Karena itu masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak," sebutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Mau Perpanjang SIM Hari Min...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.