Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Polres Tanah Bumbu Selidiki Dugaan Warga Keracunan Massal

📅 Minggu, 22 Okt 2023, 02:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Polres Tanah Bumbu Selidiki Dugaan Warga Keracunan Massal Doc: ANTARA/Sujud Maryono
Ket. Anggota Polres Tanah Bumbu mendatangi korban diduga keracunan massal di Kecamatan Kusan Hilir, Kalimantan Selatan, Sabtu (21/10/2023).

Batulicin - Gerak cepat, Polres Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan menyelidiki sejumlah warga diduga keracunan makanan secara massal di Kecamatan Kusan Hilir.

Kasi Humas Polres Tanah Bumbu AKP Jonser Sinaga di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu, mengatakan anggota Satuan Intelkam dan Reskrim Polsek Kusan Hilir mendatangi Puskesmas Perawatan Pagatan untuk melakukan pengecekan dan wawancara saksi.

"Anggota juga melakukan pengamanan kepada warga atau anak-anak yang diduga keracunan massal," kata Sinaga.

Dia mengatakan petugas kepolisian juga memeriksa dua saksi, yakni DN asal Kecamatan Kusan Hilir dan HL asal Kecamatan Kusan Tengan Kabupaten Tanah Bumbu.

Polres Tanah Bumbu memeriksa sisa makanan di laboratorium untuk mengetahui kandungan pada makanan tersebut yang diduga mengakibatkan warga keracunan secara massal.

"Hasilnya nanti akan kami informasikan kembali, saat ini masih dalam tahap proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi dan pengambilan sampel terhadap makanan," tutur Sinaga.

Diketahui, sepuluh orang diduga mengalami keracunan makanan usai mengkonsumsi 40 bungkus nasi kotak dari donatur warga Desa Batuah Kecamatan Kusan Hilir berinisial YT pada Jumat (20/10).

DN mengantarkan makanan itu kepada warga RT01 Desa Manurung Kecamatan Kusan Tengah berinisial HA untuk dibagikan kepada anak yatim piatu usai Shalat Jumat.

Pada sore hari, DN menerima informasi warga yang mengkonsumsi nasi kotak tersebut mengalami mual dan dibawa ke UGD Puskesmas Perawatan Pagatan.

"Jadi dugaan sementara tidak menutup kemungkinan warga yang diduga keracunan diakibatkan mengkonsumsi nasi bungkus tersebut," ungkap Sinaga.

Sebanyak sepuluh warga yang didug keracunan makanan massal, yakni Qolyubi (8) warga Desa Betung, Aisyah Ramadhani (7) warga Desa Manurung, Heril Saputra (15) warga Desa Manurung, Muhammadun Arsyad (13) warga Desa Mudalang, M. Rizky Aditya (12) warga Desa Mudalang, Adi Jandrawan (10) warga Desa Manurung.

Selanjutnya, M Farhan (11), Naufal (5), Hafiz (3), dan Nur alifah (1) warga Desa Manurung RT01 Kecamatan Kusan Tengah Kabupaten Tanah Bumbu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.