Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengamat Sebut Ganjar-Mahfud Berpeluang Besar Gaet Mayoritas Suara Kaum Muda

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengamat Sebut Ganjar-Mahfud Berpeluang Besar Gaet Mayoritas Suara Kaum Muda Doc: ANTARA/Rifqi Raihan Firdaus
Ket. Bakal calon presiden Ganjar Pranowo (kanan) dan bakal calon wakil presiden Mahfud MD (kiri) menyapa pendukungnya usai mendaftarkan diri sebagai peserta Pilpres 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (19/10/2023).

Jakarta - Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi menilai pasangan bakal capres dan cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD berpeluang besar menggaet mayoritas suara kaum pemuda di Pilpres 2024.

"Program-program yang memiliki aspek rasionalitas yang basisnya adalah pemilih kaum muda. Ini mesti dikemas menjadi satu di kampanye politik yang tepat. Saya kira peluang untuk mendapat dukungan kaum muda ini cukup menjanjikan," kata Ade dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Hal itu dapat terwujud apabila Ganjar-Mahfud harus punya visi-misi yang sejalan dengan kebutuhan kaum muda dan bisa diterjemahkan menjadi program-program yang terukur dan rasional.

Untuk diketahui, pasangan Ganjar-Mahfud dideklarasikan di kantor DPP PDI Perjuangan di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Selasa (18/10).

Tak lama setelah diumumkan sebagai pasangan capres dan cawapres, Ganjar-Mahfud bertolak ke Gedung Arsip Nasional RI.

Di gedung itu, Ganjar-Mahfud menghadiri deklarasi dukungan dari sejumlah kelompok pemuda.

Dalam acara yang diinisiasi Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPNGP) itu, Ganjar berucap ingin melamar seluruh pemuda Indonesia bergabung bersama Ganjar-Mahfud demi mewujudkan Indonesia Emas pada 2045.

Ade menilai lamaran Ganjar itu merupakan sinyal dari pasangan Ganjar-Mahfud untuk menginisiasi kontrak politik dengan pemilih muda dan pemula. Baik Ganjar maupun Mahfud, kata Ade, sadar kaum muda merupakan ceruk pemilih terbesar yang perlu digandeng di Pilpres 2024.

"Karena pada rentang usia antara 17-40 tahun, pemilih muda ini ada sekitar lebih 52 persen dari pemilih. Ini menunjukkan keseriusan mereka untuk menggarap segmentasi dari pemuda sebagai basis potensial yang memiliki kontribusi besar dari perolehan suara mereka," ujarnya.

Ade mengatakan Ganjar dan Mahfud perlu segera tampil di hadapan pemilih muda dan menyampaikan gagasannya di bidang ekonomi, kesehatan mental dan birokrasi.

Tak kalah penting, Ganjar-Mahfud juga perlu merancang program yang orientasinya membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi kaum muda.

"Sehingga perlu kerja-kerja politik yang intens untuk meyakinkan pemilih dari kalangan kaum muda. Ini soal mampu atau tidak membangun pesan. Biasanya pemilih muda ini sangatvisionerdan cenderung melihat hal-hal yang bersifat rasional danproven," ucap Ade.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.