Gerak Cepat, Brimob Polda Sultra Salurkan 7.200 Liter Air Bersih ke Kolaka Utara
📅 Jumat, 06 Okt 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara/HO-Sat Brimob Polda Sultra
Kendari - Gerak cepat, personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob (Sat Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan sebanyak 7.200 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sultra.
Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sultra Kompol Aris Ralang saat dihubungi Kamis, mengatakan bahwa penyaluran air bersih tersebut dilakukan menggunakan mobil truk yang mengangkut tiga buah tandon air berukuran 1.200 liter.
"Bolak-balik mengisi dua kali, jadi totalnya 7.200 liter tersalurkan hari ini," kata Ralang.
Dia mengungkapkan bahwa penyaluran air bersih di Desa Wawo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolut itu sudah dilakukan dalam dua hari, dimana pada hari sebelumnya Rabu (4/10) juga disalurkan sebanyak 7.200 liter di dusun sebelah.
"Sama juga kemarin, hanya beda dusunnya karena masyarakatnya banyak. Jadi, totalnya itu sudah dua kali penyaluran dengan hari ini," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ralang menyebutkan bahwa penyaluran air bersih itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sultra terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan air bersih yang diakibatkan oleh kemarau panjang.
"Kami peduli kepada masyarakat yang sumber air bersihnya, yang sudah kekeringan akibat kemarau,"katanya.
Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sultra itu juga menjelaskan bahwa pihaknya akan terus menyalurkan air bersih kepada daerah-daerah yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pada prinsipnya, kalau kita masih mampu kita akan bantu, namun kan kita juga terbatas dengan operasional, kalau masih ada dan masih mampu, kita bantu lah masyarakat," sebutnya.
Namun, lanjut Ralang, pihaknya akan melakukan survei kembali ke daerah-daerah yang melaporkan wilayahnya terdampak kekeringan, dan penyaluran air bersih akan dilakukan jika memang daerah tersebut betul-betul sangat kehilangan sumber air bersih.
"Kita kan ada survei, ada penilai juga, tidak sembarang juga. Kira-kira sangat butuh betul, karena kita juga memiliki keterbatasan," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!