Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Diminta Tetap Hati-hati Salurkan Program Kredit Rakyat

📅 Selasa, 19 Mei 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bank Diminta Tetap Hati-hati Salurkan Program Kredit Rakyat Doc: antara
Ket. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perbankan untuk tetap mengantisipasi potensi risiko perburukan kualitas kredit pada program kredit rakyat dengan bunga maksimal 5 persen. Antisipasi dilakukan dengan menyisihkan pencadangan modal yang memadai sesuai dengan ketentuan berlaku.

Selain itu, bank juga diminta tetap menerapkan prinsip character, capacity, capital, collateral dan condition of economy atau disingkat “5C” dalam proses penyaluran kredit agar kualitas pembiayaan tetap terjaga.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/5) mengatakan dalam mengantisipasi potensi risiko kredit dari program tersebut, OJK mendorong penguatan pengawasan serta pelaksanaan stress test secara berkala untuk memastikan ketahanan permodalan dan kualitas aset tetap terjaga di berbagai skenario ekonomi.

OJK memandang langkah pemerintah menghadirkan berbagai program yang berdampak positif dalam menggerakkan perekonomian nasional seperti program kredit usaha rakyat dinilai sangat baik.

Hal itu juga dapat dimanfaatkan oleh bank sebagai kesempatan bisnis yang berkelanjutan sehingga masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah dan unbankable dapat merasakan manfaatnya secara berkesinambungan.

Jaga Stabilitas

Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan industri perbankan harus tetap sehat sebagai langkah penting mencegah risiko sistemik yang bisa memicu krisis ekonomi.

Penyaluran kredit rakyat memang penting untuk menopang pertumbuhan. Namun, prioritas yang lebih mendesak adalah menjaga stabilitas ekonomi di tengah pelemahan nilai tukar dan meningkatnya risiko perekonomian global.

Dia juga meminta Pemerintah memberi perhatian lebih terhadap kondisi ekonomi saat ini. Sikap optimis diperlukan, tetapi kredibilitas kebijakan harus dijaga. “Sekali tidak dipercaya, biaya memulihkannya lebih besar,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia DIY, Y Sri Susilo, menilai program kredit rakyat dengan bunga maksimal 5 persen dapat membantu usaha mikro dan usaha kecil lebih bertahan dan berkembang di tengah kondisi ekonomi saat ini.

“Dengan tingkat bunga 5 persen per tahun memungkinkan UMKM lebih adaptif dan fleksibel menjalankan usahanya,” kata Susilo.

Sejumlah kajian menunjukkan usaha mikro dan kecil mampu bertahan bahkan berkembang dengan skema bunga kredit 5 persen. Karena itu, kebijakan pembiayaan murah dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan sektor usaha rakyat.

Meski demikian, ia mengingatkan industri perbankan tetap harus menjalankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. Menurutnya, sektor perbankan merupakan industri yang “fully regulated” atau memiliki regulasi ketat sehingga penerapan prinsip 5C tetap wajib dilakukan secara disiplin.

Penawaran suku bunga yang rendah diakuinya akan menurunkan spread atau selisih bunga menjadi lebih tipis. Namun, perbankan masih dapat memperoleh pendapatan dari sumber lain di luar marjin bunga kredit dan bunga simpanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...

Transaksi video commerce meningkat

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Megapolitan
Pegadaian Salurkan 1.000 Pa...
MARITIM

Tiongkok Mulai Kuasai Rute Maritim Arktik

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiongkok Mulai Kuasai Rute ...

Pengaspalan jalan pertanian di Kendari

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pengaspalan jalan pertanian...
Luar Negeri
Intelijen Spanyol Pastikan ...
Luar Negeri
Warga Jepang Dukung Pembata...
Nasional
Penutupan Muktamar Nahdlatu...

Peluang ekspor bawang goreng khas Palu

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peluang ekspor bawang goren...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.