Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sulteng Menjadi Penyangga Pangan IKN

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sulteng Menjadi Penyangga Pangan IKN Doc: ISTIMEWA
Ket. MA’RUF AMIN Wakil Presiden RI - Hadirnya Kawasan Pangan Nusantara harus mampu meningkatkan ekonomi masyarakat Sulawesi Tengah.

PALU - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meresmikan Kawasan Pangan Nusantara (KPN) yang berlokasi di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, yang diharapkan menjadi penopang sektor ketahanan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kawasan Pangan Nusantara yang berada di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, saya resmikan," kata Ma'ruf Amin saat meresmikan Kawasan Pangan Nusantara di Kabupaten Donggala, Sulteng, Rabu (4/10).

Menurut Wapres, pembangunan IKN akan mendorong konsentrasi penambahan jumlah penduduk yang cukup tinggi sehingga perlu untuk dipenuhi kebutuhan pangannya.

"Oleh karena itu, saya menyambut baik penetapan Sulawesi Tengah sebagai Kawasan Pangan Nusantara," kata Wapres.

Menurut Ma'ruf, sektor pertanian Provinsi Sulteng dapat kembali bangkit pascabencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi pada tahun 2018 berkat dukungan dari kinerja pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat.

"Capaian indeks ketahanan dan kerawanan pangan Sulteng berhasil meraih skor 5 atau kategori tahan," kata dia.

Dia berharap KPN yang memiliki luas sekitar 1.124 hektare yang merupakan sebuah kawasan terpadu diharapkan dapat menjadi penyangga IKN pada ketahanan sektor pangan.

Selain itu, KPN juga diharapkan dapat memberikan dukungan kepada bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan dengan tetap menjaga kebutuhan Provinsi Sulawesi Tengah.

"Hadirnya Kawasan Pangan Nusantara harus mampu meningkatkan ekonomi masyarakat Sulawesi Tengah melalui penguatan sentra produksi pangan, kapasitas dan kapabilitas sektor pangan, mendekatkan akses modal, serta meningkatkan daya saing produk lokal dan kelembagaan," kata Ma'ruf.

Dalam mendukung Kawasan Pangan Nusantara, Wapres meminta agar seluruhnya pihak dapat meningkatkan kerja sama dan sinergisitas dalam menyuplai pangan IKN.

Namun, dia meminta untuk tetap memperhatikan kaidah-kaidah hukum dan lingkungan serta kesesuaian tata ruang wilayah provinsi dan kabupaten/kota.

"Namun, perlu menjadi perhatian masalah sektor produksi padi di mana penurunan luas panen menyebabkan produktivitas padi ikut turun. Hal ini harus segera diatasi," kata Wapres.

Penyangga IKN

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, mengatakan peresmian Kawasan Pangan Nusantara (KPN) di Kabupaten Donggala merupakan momentum strategis untuk mengembangkan potensi sektor pertanian di wilayah itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.