Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sulteng Menjadi Penyangga Pangan IKN

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Peresmian Kawasan Pangan Nusantara di Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, ini merupakan momentum strategis untuk pengembangan potensi sektor pertanian yang sebagai ciri masyarakat Sulteng," kata Rusdy Mastura saat menyampaikan laporan terkait Kawasan Pangan Nusantara di Kabupaten Donggala, Sulteng, Rabu.

Ia menyampaikan bahwa proses penyiapan lahan KPN di Provinsi Sulteng telah dimulai sejak tahun 2022 dengan luas kawasan sekitar 1.123 hektare, serta luas lahan yang efektif ditanami seluas 880 hektare.

Menurut Gubernur, KPN diproyeksikan dapat memberikan nilai tambah bagi Sulawesi Tengah yang berkedudukan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.

Oleh karena itu, Rusdy berharap keberadaan KPN dapat mendapatkan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat Sulteng.

"Dalam rangka mendukung sarana konektivitas pada KPN ini, kami juga mengusulkan kepada pemerintah pusat beberapa dukungan infrastruktur seperti rencana pembangunan Jalan Bypass Tambu-Kasimbar serta Pembangunan Pelabuhan Tambu, dan Kasimbar," kata Gubernur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

31 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.