Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penembakan di Mal Bangkok Tewaskan 2 Warga Asing, Pelaku Masih Remaja

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 11:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penembakan di Mal Bangkok Tewaskan 2 Warga Asing, Pelaku Masih Remaja Doc: CNA/AP
Ket. Karangan bunga dipersembahkan di depan mal Siam Paragon di Bangkok, Thailand pada 4 Oktober 2023. Remaja laki-laki yang diduga pelaku penembakan menggunakan pistol tiruan yang telah dimodifikasi untuk menembakkan peluru sungguhan.

BANGKOK - Pihak berwenang Thailand menangkap seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun dengan tuduhan pembunuhan berencana dan kepemilikan senjata api ilegal pada Rabu (4/10) setelah terjadi penembakan di mal Bangkok. Remaja tersebut, menurut polisi, menggunakan pistol yang dimodifikasi untuk menembakkan peluru kosong.

Dua orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam insiden penembakan di pusat perbelanjaan Siam Paragon pada Selasa (3/10). Insiden kekerasan senjata yang mengejutkan Thailand dalam tiga tahun terakhir.

Tersangka menderita gangguan psikologis menjelang penembakan, kata polisi. Namun pengadilan menolak permintaan polisi untuk menahan remaja tersebut di fasilitas kesehatan mental dan justru memerintahkan untuk menahannya di penjara anak, menurut dokumen pengadilan yang dilihat Reuters.

Pelaku menghadapi lima dakwaan termasuk kepemilikan senjata api ilegal, membawa senjata api secara ilegal di depan umum, dan melepaskan senjata api secara ilegal di depan umum, kata Mayor Jenderal Nakarin Sukhontawit kepada Reuters.

Penembakan terjadi pada Selasa sore di mal elite di jantung komersial Bangkok yang ramai. Pengunjung panik dan berhamburan ke pintu keluar, beberapa di antaranya berteriak ketika suara tembakan terdengar.

Seorang warga negara Tiongkok dan Myanmar tewas.

Tersangka menyerahkan diri setelah polisi memojokkannya di sebuah toko furnitur desainer.

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin pada Rabu berjanji akan melakukan "tindakan pencegahan" setelah penembakan yang menimbulkan pertanyaan mengenai pengendalian senjata di negara tersebut.

PM Ikut mengheningkan cipta selama satu menit di mal sebelum menyampaikan belasungkawa pemerintah kepada keluarga dua korban.

"Saya yakin Siam Paragon dan pejabat pemerintah melakukan yang terbaik untuk meminimalkan korban jiwa dan kerusakan," katanya.

"Biarlah ini menjadi satu-satunya yang terjadi saat ini. Pemerintah bersikeras akan memberikan prioritas pada tindakan pencegahan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.