Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Barito Utara Perkuat Kerajinan Rotan menjadi Produk Bernilai Ekonomis

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Barito Utara Perkuat Kerajinan Rotan menjadi Produk Bernilai Ekonomis Doc: ANTARA/HO-Disdagrin Barito Utara
Ket. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Mastur (kiri) kunjungi sentra kerajinan rotan di Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Purei dalam rangka memberikan pembinaan dan pengembangan potensi anyaman rotan.

MUARA TEWEH --  Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng), terus menggali dan mengembangkan potensi sumber daya lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor industri dan meningkatkan perekonomian masyarakat terutama komoditas rotan.

“Rotan merupakan potensi sumber daya lokal yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Karena itu, kita perlu melihat potensi yang ada di lapangan dan bagaimana pengembangannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara Mastur di Muara Teweh, Rabu.

Menurut dia, upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan kunjungan dan koordinasi di dua kecamatan sentra kerajinan rotan yaitu Teweh Timur dan Gunung Purei guna melihat secara langsung potensi rotan sekaligus peluang pengembangannya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Rotan merupakan salah satu potensi daerah yang perlu mendapat perhatian dan dikembangkan secara berkelanjutan.

"Pengembangan rotan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan baku, tetapi juga membutuhkan penguatan pengolahan, keterampilan masyarakat serta pemasaran produk," katanya.

Ia mengatakan apabila potensi rotan dapat dikelola dengan baik, komoditas tersebut dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan usaha masyarakat sekaligus mendukung pengembangan industri berbasis sumber daya lokal.

“Yang kita dorong adalah bagaimana potensi lokal ini tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Dengan demikian, manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Koordinasi bersama pihak-pihak terkait di tingkat kecamatan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi dan potensi yang ada sekaligus mengidentifikasi kebutuhan dalam pengembangan industri rotan, katanya menambahkan. 

“Potensi daerah harus terus kita gali. Dari potensi lokal kita ciptakan peluang usaha, sehingga pada akhirnya dapat memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong Barito Utara semakin maju,” kata Mastur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

34 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.