Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Terima Disebut Bagian dari Tiongkok, Taiwan Mengecam Keras Elon Musk

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 11:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Terima Disebut Bagian dari Tiongkok, Taiwan Mengecam Keras Elon Musk Doc: ANTARA/REUTERS/Brendan Mcdermid
Ket. Elon Musk saat tiba di Met Gala di Metropolitan Museum of Art di New York City, New York, AS, Senin (2/5/2022).

TAIPEI - Taiwan "tidak untuk dijual", kata Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu. Ia mengecam keras Elon Musk yang menyebut Taiwan bagian integral Tiongkok.

Musk, pemilik platform media sosial X (Twitter), serta perusahaan mobil listrik Tesla dan jaringan satelit Starlink, melontarkan pernyataan tersebut pada acara All-In Summit di Los Angeles yang diunggah ke YouTube pekan ini.

"Kebijakan mereka (Beijing) adalah menyatukan kembali Taiwan dengan Tiongkok. Dari sudut pandang mereka, mungkin hal ini dapat dianalogikan dengan Hawaii atau semacamnya, seperti bagian integral dari Tiongkok yang secara sewenang-wenang bukan bagian dari Tiongkok terutama karena... Armada Pasifik AS telah menghentikan upaya reunifikasi apa pun dengan kekerasan," katanya.

Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu, dalam sebuah postingan di X pada Rabu malam, mengutarakan harapannya agar Musk dapat meminta Tiongkok untuk "membuka @X kepada rakyatnya".

Tiongkok memblokir X, dan media sosial besar dari Barat lainnya seperti Facebook.

"Mungkin menurutnya pelarangan itu adalah kebijakan yang baik, seperti mematikan @Starlink untuk menggagalkan serangan balasan Ukraina terhadap Rusia," lanjut Wu, mengacu pada penolakan Musk terhadap permintaan Ukraina mengaktifkan jaringan satelit Starlink di kota pelabuhan Sevastopol di Krimea tahun lalu untuk membantu serangan terhadap armada Rusia di sana.

"Dengar, Taiwan bukan bagian dari RRT dan tentunya tidak untuk dijual!" kata Wu, menggunakan akronim Republik Rakyat Tiongkok.

Pemerintahan Taiwan yang dipilih secara demokratis dengan tegas menolak klaim kedaulatan Tiongkok, dan mengatakan hanya rakyat Taiwan yang dapat menentukan masa depan mereka.

Ini bukan pertama kalinya Musk membuat marah Taiwan. Perusahaan Tesla milik Musk memiliki pabrik besar di Shanghai.

Oktober lalu, Musk mengemukakan bahwa ketegangan antara Tiongkok dan Taiwan dapat diselesaikan dengan menyerahkan sebagian kendali atas Taiwan kepada Beijing. Pernyataan ini memicu kecaman keras yang sama dari Taiwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

25 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.